Berita

Ketua Fraksi Partai Nasdem Ahmad Lukman Jupiter/Ist

Nusantara

Penyandang Disabilitas Masih Terpinggirkan di Jakarta

MINGGU, 02 MARET 2025 | 08:03 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Aksesibilitas bagi penyandang disabilitas di Jakarta belum optimal. Fasilitas publik seperti trotoar, transportasi umum, serta gedung pemerintahan belum sepenuhnya ramah bagi kaum difabel. 

Demikian dikatakan Ketua Fraksi Partai Nasdem Ahmad Lukman Jupiter usai menyantuni ratusan disabilitas tunanetra di Masjid Raya Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu 1 Maret 2025.

"Penyandang disabilitas masih terpinggirkan, terutama teman-teman tunanetra," kata Jupiter dikutip Minggu 2 Maret 2025.


Menurut Jupiter, akses setara merupakan hak fundamental bagi setiap warga negara. Namun, kenyataannya inklusi masih sebatas wacana di tingkat nasional tanpa implementasi nyata di lapangan. 

"Jika aksesibilitas masih minim, tentu sulit bagi teman-teman disabilitas untuk berpartisipasi aktif dalam masyarakat," kata Jupiter.

Pada Pasal 1 UU No.8 tahun 2016, menyebutkan bahwa penyandang disabilitas adalah sekelompok orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga negara lainnya.

Jupiter turut menyoroti masih minimnya penyandang disabilitas yang menerima bantuan sosial berupa Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ). Tercatat baru ada 21.172 penerima.

Sebagai informasi, para penerima manfaat akan menerima dana sebesar Rp300.000 yang akan tersimpan pada rekening masing-masing.

“Kami mendengar aspirasi dari teman-teman tunanetra bahwa selama ini mereka tidak tersentuh program dan perhatian dari Pemprov DKI secara keseluruhan,” kata Jupiter.

Jupiter berharap, santunan yang diberikan pada awal Ramadan 1446 H ini dapat meringankan beban para tunanetra serta memberikan kebahagiaan terhadap mereka dalam menjalankan puasa.

“Masih banyak kaum disabilitas yang saat ini belum tersentuh oleh pemerintah. Sudah waktunya pemerintah hadir untuk memberikan kesejahteraan kepada disabilitas tunanetra,” pungkas Jupiter.




Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya