Berita

Ketua Komisi VII DPR Saleh Partaonan Daulay /Ist

Politik

Ketua Komisi VII DPR Harap UMKM dan Ekraf Berkembang di Bulan Ramadan

SABTU, 01 MARET 2025 | 09:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi VII DPR RI berharap agar sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Ekonomi Kreatif (Ekraf) dapat berkembang pesat selama Ramadan.

Menurut Ketua Komisi VII DPR, Saleh Partaonan Daulay, bulan suci ini merupakan kesempatan bagi pebisnis UMKM dan ekraf untuk meningkatkan produktivitas, baik dari segi kualitas maupun kuantitas, serta meluncurkan produk-produk baru yang lebih inovatif dan kreatif.

"Para pebisnis UMKM dan ekraf selalu mengandalkan bulan Ramadan. Di bulan ini, mereka selalu berharap dapat keuntungan lebih dibandingkan dengan bulan lainnya. Itu sejalan dengan meningkatnya minat dan keinginan belanja masyarakat," ungkap Saleh dalam keterangan resminya yang diterima redaksi, Sabtu, 1 Maret 2025.


Berkenaan dengan itu pula, Saleh menekankan pentingnya dukungan pemerintah untuk membantu para pebisnis UMKM dan ekraf dalam memasarkan produk mereka.

Ia pun mengusulkan agar pemerintah di berbagai tingkatan dapat membuka pasar-pasar baru bagi para pelaku usaha tersebut. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mendirikan bazar di tempat-tempat strategis di setiap kota.

"Kalau ada bazar, itu kan bagus. Di sana dijual berbagai kebutuhan. Tentu lebih khusus produk keperluan Ramadan. Katakanlah, misalnya seperti, makanan, minuman, pakaian, kain, alat salat, kurma, mainan, oleh-oleh Ramadan, dan produk-produk lainnya," kata Wakil Ketua Umum DPP PAN ini.

Menurut Saleh, keberadaan bazar seperti itu tidak hanya memudahkan masyarakat dalam berbelanja, tetapi juga memberi mereka kesempatan untuk 'ngabuburit'. Selain itu, kompetisi perdagangan yang sehat akan berkembang, yang berdampak positif terhadap peredaran uang dan perekonomian daerah.

"Bayangkan kalau seluruh Kabupaten/Kota memiliki tempat bazar dan pasar murah seperti itu. Dipastikan akan diminati dan senangi. Yang penting, pemerintah harus rela memfasilitasi. Para satpol PP dan aparat keamanan tentu diminta berpartisipasi untuk menjaga keamanan di tempat-tempat tersebut," jelasnya.

Saleh menambahkan bahwa meskipun tanpa fasilitas resmi, para pelaku UMKM tetap akan berjualan, namun seringkali tidak terorganisir dengan baik. Hal ini kerap menimbulkan ketidaktertiban dan kemacetan, yang tentunya dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.

“Kalau tidak difasilitasi, tetap saja mereka berjualan. Tetapi kadang kurang rapi dan kurang tertib. Sering sekali di pinggir jalan dan pertokoan. Menimbulkan kemacetan yang sangat mengganggu,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya