Berita

Tangkapan layar Klasmen Sementara Liga Korupsi Indonesia/RMOL

Politik

Liga Korupsi Indonesia

PT Timah Masih Bertengger di Puncak Klasmen Sementara

SABTU, 01 MARET 2025 | 06:40 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Banyaknya institusi lembaga pemerintah dan BUMN yang terlibat dalam kasus korupsi membuat berbagai kritik dan nyinyir merebak di media sosial.

Dikutip dari akun Instagram Benar Politik, kritikan mengenai maraknya korupsi itu tertuang dalam Klasmen Sementara Liga Korupsi Indonesia.  

“Pekan ke-25, Pertamina naik ke Posisi ke-2 Anak asuhan BUMN Mendominasi. Riva Siahaan Pimpin Best Player sementara!” tulis akun tersebut dikutip RMOL, Sabtu, 1 Maret 2025.


Dalam klasmen tersebut, urutan pertama ditempati PT Timah dengan korupsi atau kerugian negara sebesar Rp300 triliun. Di urutan kedua menyusul Pertamina dengan kerugian negara sebesar Rp193 triliun.

BLBI bertengger di peringkat tiga dengan kerugian negara mencapai Rp138 triliun disusul PT Duta Palma dengan korupsi mencapai Rp78 triliun.

Selanjutnya ada PT TPPI di peringkat kelima dengan kerugian negara Rp37 triliun. Kemudian PT ASABRI dan Jiwasraya yang memperoleh poin sama dengan Kemensos, masing-masing menghasilkan kerugian negara Rp22 triliun dan Rp17 triliun. 

Di peringkat sembilan ada Sawit CPO dengan kerugian negara mencapai Rp12 triliun. Berikutnya berturut-turut ada Garuda Indonesia, BTS Kominfo dan Bank Century yang semuanya di bawah Rp10 triliun.

Sungguh kreatif apa yang dilakukan akun ini dalam mengkritisi maraknya korupsi di instansi dan lembaga di Indonesia.     

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya