Berita

Jet tempur Sukhoi SU-27/30/Ist

Pertahanan

Dua Jet Tempur Sukhoi Unjuk Gigi Hancurkan Kekuatan Musuh

SABTU, 01 MARET 2025 | 04:14 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dua Jet tempur Sukhoi SU-27/30 dari Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin berhasil menghancurkan sasaran strategis kekuatan militer musuh. 

Kedua jet tempur Sukhoi itu lepas landas dari Lanud Sultan Hasanuddin untuk melaksanakan misi serangan udara strategis terhadap target kekuatan militer musuh seperti radar dan pos komando kendali yang berada di Air Weapon Range (AWR) Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu.
 
Usai dilaksanakan penyerangan oleh Jet tempur Sukhoi SU-27/30, diterbangkan pesawat Boeing 737/200 dari Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin untuk melaksanakan pengintaian udara dan melihat hasil serangan (assessment).


Kedua pesawat itu juga mencari data sasaran-sasaran musuh yang masih tersisa. Selanjutnya  pesawat Hercules C-130 dari Skadron Udara 33 Lanud Sultan Hasanuddin menerjunkan Tim Pengendali Tempur (Dalpur) yang bertugas menyiapkan area untuk operasi pasukan berikutnya.
 
Kegiatan tersebut merupakan skenario latihan tempur udara yang dilaksanakan pada latihan Matra Udara I Sriti Gesit Lanud Sultan Hasanuddin tahun 2025. 

Danlanud Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, menjelaskan bahwa serangan yang dilakukan Jet Tempur Sukhoi SU-27/30 ini menunjukkan kemampuan dan kesiapan tempur kita dalam menghadapi berbagai skenario pertempuran udara. 

“Keberhasilan misi ini menjadi bukti bahwa kekuatan udara TNI AU terus berkembang dan siap menghadapi berbagai ancaman yang mungkin terjadi di masa depan. Selain itu latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan operasi dan kemampuan tempur satuan-satuan jajaran Lanud Sultan Hasanuddin dalam menghadapi berbagai skenario pertempuran udara,” ungkapnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya