Berita

CEO Nuon Aris Sudewo (tengah) bersama para pemeran di Gala Premier Film 'Anak Kunti' beberapa waktu lalu/Ist

Hiburan

Film Horor “Anak Kunti” Rambah Bioskop Negara Tetangga

SABTU, 01 MARET 2025 | 01:33 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Nuon Digital Indonesia (Nuon), anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang bergerak pada bidang penyedia layanan hiburan digital, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung industri kreatif Tanah Air melalui perannya sebagai executive producer bekerja sama dengan Drias Production dalam film horor ‘Anak Kunti’. 

Film ini tayang di bioskop Indonesia mulai 20 Februari 2025 dan diperluas ke pasar internasional dengan perilisan di Malaysia, Brunei, dan Singapura serta menyusul di India, Pakistan dan Bangladesh pada April 2025 mendatang. Langkah ini menjadi bukti bahwa karya sineas Tanah Air memiliki daya saing global dan potensi besar untuk menjangkau audiens internasional.

CEO Nuon  Aris Sudewo menyampaikan bahwa keterlibatan Nuon dalam film Anak Kunti merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mempercepat pertumbuhan industri kreatif Indonesia, khususnya di bidang perfilman. 


“Kami percaya film Anak Kunti memiliki potensi besar dalam membangun standar baru untuk film horor Indonesia. Dengan kemampuan untuk bersaing di kancah internasional, kami berharap kolaborasi ini dapat mengangkat citra perfilman Indonesia dan membuka lebih banyak peluang bagi sineas lokal untuk berkarya serta memperkuat posisi industri kreatif Indonesia,” ujar Aris dalam keterangannya, Jumat, 28 Februari 2025.

Melalui film ini, Nuon memberikan ruang bagi para pelaku industri perfilman Indonesia untuk menciptakan karya yang berkualitas dan memiliki daya saing global. Perluasan distribusi Anak Kunti ke berbagai negara merupakan langkah nyata dalam memperkenalkan sinema Indonesia ke panggung dunia.

Perkembangan industri kreatif menempatkan pemberdayaan talenta lokal sebagai salah satu kunci utama dalam menciptakan ekosistem yang berkelanjutan. Nuon meyakini bahwa para insan perfilman memiliki potensi untuk menghasilkan karya-karya film yang berkualitas. 

“Sejalan dengan visi kami, Nuon ingin menciptakan lebih banyak ruang bagi talenta perfilman Indonesia agar dapat berkembang dan memperkuat posisi industri film Indonesia di kancah global,” tambahnya.

Film ‘Anak Kunti’ sendiri bercerita tentang mitos kuntilanak yang sangat dekat dengan budaya lokal. Menceritakan perjalanan Sara, seorang perempuan muda yang kembali ke kampung halaman ibunya untuk mencari tahu asal-usul keluarganya. 

Penyelidikannya membuka rahasia kelam desa tersebut, termasuk teror dari sosok kuntilanak yang diyakini berkaitan dengan masa lalu keluarganya. Berbalut suasana horor khas Indonesia, film ini menyuguhkan kisah yang mencekam dan juga penuh lapisan emosional.

Sederet aktor dan aktris papan atas juga turut berperan dalam film ini, seperti Gisellma Firmansyah, Abun Sungkar, Nita Gunawan, Wavi Zihan, Iwa K, Jajang C. Noer, Ruth Marini, Pritt Timothy, Kukuh Prasetyo, Rendra Bagus.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya