Berita

Presiden Prabowo Subianto di konferensi pers jelang Ramadan di Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta pada Jumat sore, 28 Februari 2025/Ist

Politik

Prabowo Cegah Lonjakan Harga Bahan Pokok di Bulan Ramadan

JUMAT, 28 FEBRUARI 2025 | 16:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto telah berkoordinasi dengan sejumlah kementerian terkait untuk mengantisipasi kenaikan harga pokok selama bulan Ramadan.

Kabar itu ia ungkap selama konferensi pers jelang Ramadan di Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta pada Jumat sore, 28 Februari 2025. 

Prabowo mengatakan dalam beberapa minggu terakhir ia terus memantau memantau perkembangan situasi produksi dan harga-harga pangan.


Ia tidak ingin di bulan Ramadhan terjadi lonjakan harga yang tidak masuk akal, sehingga meminta para menteri seperti menko pangan, menteri perdagangan, dan menteri pertanian untuk memastikan keamanan pasokan.

Prabowo berharap ketersediaan pasokan bahan pangan memungkinkan harga lebih stabil dan masyarakat dapat mengaksesnya.

"Ini kita bekerja keras supaya seluruh rakyat terutama rakyat yang paling memerlukan dapat menjangkau harga bahan-bahan tersebut," tegasnya. 

Presiden RI itu yakin bahwa upaya mitigasi yang dilakukan untuk menstabilkan harga pangan selama bulan Ramadan dapat berhasil dan tidak ada oknum-oknum nakal yang berani menaikkan harga. 

"Tidak hanya pemantauan tapi mengambil langkah-langkah eksekutif dan langkah efektif untuk menjamin tidak ada spekulan-spekulan yang memanfaatkan kesempatan Ramadan ini untuk menaikkan harga yang tidak masuk akal," kata Prabowo.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya