Berita

Ketua Fraksi PKB DPR, Jazilul Fawaid/Ist

Politik

Anggaran Bawaslu Minim

PKB Usul PSU Kepala Daerah Lewat DPRD

KAMIS, 27 FEBRUARI 2025 | 19:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Fraksi PKB DPR, Jazilul Fawaid, menyoroti permasalahan anggaran dalam pengawasan Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang akan digelar di beberapa daerah. 

Ia menilai bahwa tanpa anggaran yang cukup, pengawasan PSU bisa kacau dan berpotensi menimbulkan sengketa pemilu yang berulang.

"Kalau ada pilkada tapi tidak ada pengawasan, lebih baik tunjuk saja langsung, pilih di DPRD," ujar sosok yang akrab disapa Gus Jazil itu di markas PKB Jalan Raden Saleh, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu 27 Februari 2025.


Ia meminta Komisi II DPR segera memanggil Bawaslu serta menteri terkait untuk memastikan PSU berjalan secara demokratis. 

Menurut Wakil Ketua MPR itu, jika PSU tidak diawasi dengan baik maka bisa berujung pada konflik di masyarakat.

"Kalau ternyata hasil PSU yang diputus MK bersengketa lagi ke MK? Berkali-kali nanti. Oleh sebab itu kalau faktor anggaran tolong pemerintah yang menyiapkan itu," tegasnya.

Selain itu, Gus Jazil juga menyoroti tingginya biaya penyelenggaraan pemilu dan pilkada. Ia menilai perlu adanya revisi Undang-Undang Pemilu untuk menekan biaya yang semakin membebani anggaran negara.

"Kita harus mengevaluasi pelaksanaan pilkada yang berbiaya tinggi. Berapa banyak anggaran negara yang sudah dikeluarkan untuk proses ini? Kalau uangnya digunakan untuk membangun infrastruktur atau sekolah, manfaatnya bisa lebih besar dibanding sekadar mencari calon kepala daerah yang belum tentu baik dan belum tentu dipilih secara demokratis," pungkasnya.

Pada Senin, 24 Februari 2025, MK dalam putusannya memerintahkan KPU untuk melaksanakan PSU di 24 daerah.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya