Berita

Pabrik Daihatsu di Karawang, Jawa Barat/Dok ADM

Otomotif

Investasikan Rp2,9 Triliun, Pabrik Baru Daihatsu di Karawang Resmi Beroperasi

KAMIS, 27 FEBRUARI 2025 | 14:38 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Untuk memperkuat kapasitas produksi di Indonesia, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) membangun pabrik baru di kawasan industri Karawang, Jawa Barat. Pabrik yang berdiri di tanah seluas 26 hektare ini merupakan fasilitas ke-6 Daihatsu di Indonesia.

Presiden Direktur PT ADM, Yasushi Kyoda, mengungkap pihaknya mengucurkan dana hingga Rp2,9 triliun untuk investasi pembangunan Plant Line 2 di pabrik Karawang. 

Kyoda menegaskan, penambahan fasilitas tersebut membuktikan keseriusan Daihatsu di pasar otomotif Indonesia. Terlebih pabrik Plant Line 2 di Karawang ini mengadopsi konsep ESSC atau Evolution-Simple-Slim-Compact.


"Kami bersyukur dapat membuka fasilitas pabrik baru Karawang Assembly Plant 2 ini sebagai wujud investasi keberlanjutan masa depan. Kami selalu berusaha untuk terus berinovasi dalam teknologi manufaktur yang lebih produktif dan efisien, ramah lingkungan," ujar Kyoda saat peresmian pabrik di Karawang, Jawa Barat, Kamis 27 Februari 2025.

Kyoda menjelaskan, pabrik Plant Line 2 ini punya kapasitas produksi hingga 140 ribu unit setahun. Sehingga, total seluruh pabrik Daihatsu di Indonesia mampu memproduksi 530 ribu unit mobil setahun. 

Kemampuan produksi itu juga didukung lebih dari 1.700 supplier, termasuk 700 UMKM dan tingkat lokalisasi yang mencapai 80 persen.

Dipaparkan Kyoda, pabrik baru ini memiliki tiga fasilitas utama. Yakni Body, Painting, dan Assembling yang terintegrasi dan menggunakan teknologi terkini. Daihatsu juga melakukan optimalisasi produksi yang mampu mengurangi emisi karbon hingga 20 persen.

Line baru ini nantinya bakal dikhususkan untuk memproduksi model kolaborasi LCGC. Yakni Daihatsu Ayla-Toyota Agya dan Toyota Calya-Daihatsu Sigra. Dan setelah Lebaran, mereka akan mulai memproduksi Daihatsu Xenia dan Toyota Avanza di lokasi yang sama.

"Pembaruan pabrik ini merupakan tonggak penting kami untuk menuju masa depan, serta wujud komitmen kami untuk kerja sama yang berkelanjutan dengan Indonesia," tandas Kyoda.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya