Berita

Presiden RI Prabowo Subianto/RMOL

Politik

Prabowo Optimis Kekuatan Ekonomi RI di Atas Jerman dan Jepang pada 2050

RABU, 26 FEBRUARI 2025 | 03:29 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden RI Prabowo Subianto buka suara mengenai aksi demonstrasi bertajuk "Indonesia Gelap" yang digaungkan mahasiswa di sejumlah daerah.

Hal ini disampaikan Prabowo dalam penutupan Kongres VI Partai Demokrat di Hotel Ritz Carlton  Jakarta Selasa malam, 25 Februari 2025. 

Prabowo mempertanyakan siapa yang melempar isu tersebut. Dia mengungkapkan ada data yang dapat menyanggah Indonesia Gelap. Meski demikian, Prabowo tak merinci sumber datanya. 


"Yang melihat Indonesia gelap itu siapa? Beberapa hari yang lalu ada suatu prediksi ekonomi dan statistik mereka mengatakan kita ini akan menjadi ekonomi (besar)," kata Prabowo.

Prabowo kemudian membeberkan berbagai prediksi data pertumbuhan ekonomi dunia tahun 2050 mendatang. Ia mengatakan data itu mencatat China akan menjadi negara nomor 1 dan Amerika Serikat nomor 2 penguasa ekonomi di dunia pada 2050.

Sementara Indonesia akan menjadi negara dengan kekuatan ekonomi nomor empat di dunia. Ia mengatakan Indonesia mampu mengalahkan negara Jerman hingga Jepang di tahun tersebut.

"Di tahun 2050. India nomor tiga. Indonesia nomor empat di 2050. Insya Allah saya umurnya 98. Siapa tahu Tuhan masih kasih saya waktu," tandas Prabowo.



Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya