Berita

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri menerima langsung penghargaan Green Leadership Utama dari Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq/Ist

Bisnis

Pertamina Group Raih Penghargaan Proper Kementerian Lingkungan Hidup

SELASA, 25 FEBRUARI 2025 | 10:12 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Komitmen Pertamina Group terhadap lingkungan yang berkelanjutan kembali diakui. Kali ini, Pertamina meraih penghargaan 36 Proper Emas dan 93 Proper Hijau dalam ajang Anugerah Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (Proper) 2024 Kementerian Lingkungan Hidup.

SVP HSSE Pertamina, Lelin Eprianto menegaskan, capaian ini merupakan hasil kerja sama seluruh tim di holding dan subholding. Dengan meningkatnya jumlah Proper Emas dari 34 menjadi 36 dan Hijau dari 76 menjadi 93, Pertamina semakin memperkuat posisinya sebagai perusahaan energi yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitar wilayah operasi.

“Penghargaan ini juga menunjukkan upaya jangka panjang Pertamina dalam menjalankan bisnis yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga berkontribusi bagi lingkungan dan masyarakat, telah mendapatkan pengakuan nasional," kata Lelin, Selasa, 25 Februari 2025.


Hal senada disampaikan Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso. Ia menegaskan, Pertamina terus berupaya meningkatkan kinerja lingkungan dan program pemberdayaan masyarakat.

"Pertamina melakukan inovasi dengan mengedepankan unsur eco inovasi dan inovasi sosial, untuk menunjang kebaruan program dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” lanjut Fadjar.

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri menerima langsung penghargaan Green Leadership Utama dari Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq.

Selain Green Leadership, dua anak usaha Pertamina, yaitu PT Perusahaan Gas Negara Tbk dan PT Badak NGL juga meraih penghargaan Green Leadership Madya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya