Berita

Ilustrasi/Net

Otomotif

Ini Perusahaan Peraih Peringkat Tertinggi Indeks Keselamatan Jalan Raya

SELASA, 25 FEBRUARI 2025 | 09:26 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Federasi Automobil Internasional (FIA) memberikan penghargaan kepada perusahaan otomotif asal Jepang, Honda, sebagai peraih peringkat tertinggi dalam Indeks Keselamatan Jalan Raya (Road Safety Index). Honda menjadi perusahaan otomotif pertama yang meraih peringkat tertinggi 3 bintang dalam Indeks Keselamatan Jalan Raya.

Penghargaan ini diumumkan FIA pada 17 Februari 2025 dalam acara "Challenge 2030: Achieving the Global Road Safety Goals". Acara ini menjadi bagian dari Konferensi Tingkat Menteri Global ke-4 tentang Keselamatan Jalan di Marrakesh, Maroko.

Indeks Keselamatan Jalan Raya adalah sistem penilaian yang dikembangkan oleh Fédération Internationale de l'Automobile (FIA) untuk membantu perusahaan dan organisasi mengukur serta meningkatkan dampak operasional mereka terhadap keselamatan jalan raya. 


Penilaian ini mencakup sejumlah faktor. Seperti komitmen terhadap keselamatan, target yang ditetapkan, serta jumlah kecelakaan dan korban di sepanjang rantai bisnis perusahaan. Honda menjadi yang pertama di industri otomotif yang meraih 3 bintang dalam dua kategori utama, yaitu rantai pasokan dan produk/layanan.

Peringkat dalam kategori rantai pasokan diberikan kepada perusahaan yang menerapkan standar keselamatan tinggi dalam seluruh proses bisnisnya. Mulai dari pengadaan bahan baku, produksi, hingga distribusi kendaraan ke pelanggan. 

Kemudian poin yang dinilai untuk peringkat dalam kategori produk/layanan adalah sejauh mana kendaraan dan layanan perusahaan memenuhi standar keselamatan yang ketat bagi konsumen.

"Honda adalah produsen mobil dan sepeda motor pertama yang dinilai berdasarkan Indeks Keselamatan Jalan Raya FIA untuk rantai pasokan dan produknya. Meskipun penilaian awal Honda terbatas pada produksi dan penjualan mobil dan sepeda motor di Jepang-dari pabrik perakitan hingga pengecer-perusahaan berkomitmen untuk memperluas cakupan ke tingkat global," demikian keterangan resmi FIA, dikutip Selasa, 25 Februari 2025.

Honda telah menegaskan komitmen dalam menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman bagi semua pengguna jalan. Sejalan dengan visi globalnya, "Safety for Everyone", Honda terus mengembangkan teknologi keselamatan inovatif serta berupaya menekan angka kematian akibat kecelakaan yang melibatkan kendaraan hingga 50 persen pada 2030. Ditargetkan mencapai nol kecelakaan fatal pada 2050.

"Kami merasa terhormat menjadi produsen otomotif pertama yang menerima peringkat tertinggi dalam Indeks Keselamatan Jalan FIA. Pencapaian ini adalah bukti dedikasi Honda selama lebih dari 50 tahun dalam meningkatkan keselamatan di jalan raya. Dengan inovasi berkelanjutan dan standar keselamatan yang tinggi, kami akan terus berkontribusi dalam menciptakan mobilitas yang lebih aman dan berkelanjutan bagi semua orang," ucap General Manager Safety Planning Division Honda Motor, Hideaki Takaishi.

Perusahaan lain yang mendapat peringkat tertinggi karena upaya mereka dalam meningkatkan keselamatan jalan di seluruh operasi bisnisnya antara lain Amazon, BAT Italia, Folksam, IKEA Supply Chain Operations, Scania, Shell, TotalEnergies Uber, dan Waymo.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya