Berita

Prabowo saat peluncuran Danantara (Foto: Antara)

Bisnis

Danantara Ubah Keraguan Asia, IHSG Merah di 6.749

SELASA, 25 FEBRUARI 2025 | 08:24 WIB | OLEH: ADE MULYANA

TANTANGAN kinerja ekonomi AS di bawah Presiden Donald Trump justru dilihat lumayan menantang oleh kalangan pelaku pasar. Serangkaian data terkini yang dirilis menghantarkan keraguan investor, di mana inflasi yang masih sulit dijinakkan sementara pertumbuhan ekonomi kini dikhawatirkan masih rawan.

Sikap pelaku pasar akhirnya berbalik pesimis hingga melakukan aksi jual untuk mendiskon indeks Wall Street secara tajam pada sesi penutupan pekan lalu. Merahnya indeks Wall Street kemudian menjadi modal buruk bagi sesi perdagangan awal pekan ini di Asia, Senin 24 Februari 2025. Meski demikian, pelaku pasar di Asia terkesan cenderung menahan diri hingga terhindar dari tekanan jual agresif.

Kinerja indeks di Asia akhirnya hanya menghasilkan keraguan dengan Indeks berakhir mixed dan cenderung terjebak di rentang terbatas. Indeks Nikkei (Jepang) menutup sesi dengan turun signifikan 1,06 persen di 38.372,5, sementara indeks ASX200 (Australia) terangkat tipis 0,14 persen di 8.308,2 dan indeks KOSPI (Korea Selatan) terkikis 0,35 persen di 2.645,27.


Jalannya sesi perdagangan di Asia diwarnai dengan rilis data inflasi terkini Singapura yang dilaporkan melambat pada Januari lalu dengan hanya mencapai kisaran 1,2 persen (yoy) atau lebih rendah dibanding bulan sebelumnya yang sebesar 1,5 persen. Namun rilis data tersebut gagal memberikan pengaruh signifikan pada jalannya sesi perdagangan.

Pola berbeda terjadi pada sesi perdagangan di Jakarta, di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) beralih ke zona penurunan tajam usai mengawali sesi pagi dengan menguat moderat. Pelaku pasar di Jakarta terkesan kesulitan menemukan pijakan untuk bersikap optimis di tengah keraguan yang menghampiri Asia. Meski sempat mencoba mengikis penurunan di sesi sore IHSG terkesan kukuh dan konsisten menjejak zona pelemahan tajam di sepanjang sesi.

IHSG kemudian memungkasi sesi awal pekan dengan runtuh 0,78 persen di 6.749,6. Pantauan dari jalannya sesi perdagangan memperlihatkan, pelaku pasar yang disuguhi sentimen domestik dari peluncuran Badan Pengelola Investasi, BPI Danantara. Peluncuran Danantara yang menuai sejumlah kritik tersebut, langsung dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana.

Empat Saham BUMN Pasca Peluncuran Danantara

Empat saham BUMN terkemuka di bursa saham Indonesia yang menjadi bagian dari Danantara, yaitu: PT Bank BRI (BBRI), PT Bank Mandiri (BMRI), PT Bank BNI 46 (BBNI) dan PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) terpantau cenderung mengalami tekanan jual. Kinerja empat saham tersebut tercatat bervariasi dan cenderung konsisten mengalami tekanan jual hingga penutupan sesi. BBRI ditutup naik 0,77 persen di Rp3.920, sedang BMRI berakhir turun 0,98 persen di Rp5.025, BBNI ditutup turun tajam 2,32 persen di Rp4.200, dan TLKM yang ditutup turun signifikan 1,88 persen di Rp2.600.

Secara keseluruhan, sentimen keraguan yang sedang berlangsung di Asia berubah menjadi pesimis di bursa saham Indonesia. Kinerja sejumlah besar saham unggulan terpantau kesulitan lepas dari tekanan jual diantaranya: BMRI, BBNI, BBCA, TLKM, ASII,  UNVR, SMGR, PTBA serta ISAT.

Namun sejumlah saham unggulan lain masih mampu menutup sesi dengan kenaikan, seperti: BBRI, ADRO, INDF, ICBP, JPFA, PGAS dan UNTR. Kenaikan saham saham tersebut sedikit mengimbangi penurunan saham unggulan yang terkoreksi.[

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Buya Anwar: Kasus Korupsi Bisa Picu Krisis Kepercayaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:18

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Raih Penghargaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:02

Ini Jadwal Lengkap Rencana Perjalanan Haji 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:45

Seragam Tak Mengubah Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:34

Cek Kesehatan Gratis Kini Lebih Mudah Diakses

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:19

Polda Banten: KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang dan 89 Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:59

Pembangunan KNMP Sima-Wabu Libatkan Warga Lokal

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:46

Korban Indosurya Berjuang Mencari Keadilan sejak 2020

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:13

Pramono Dorong Film Nasional Tembus Pasar ASEAN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:02

Galeri 24 Sabet Top 2 Kategori Retail dan Top 28 BUMN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 03:32

Selengkapnya