Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Sanksi Baru AS Hantam Iran, Harga Minyak Dunia Mendidih

SELASA, 25 FEBRUARI 2025 | 08:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia mengalami kenaikan pada perdagangan Senin, 24 Februari 2025 0setelah Pemerintah Amerika Serikat kembali memberlakukan sanksi terhadap industri minyak Iran. 

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent naik 35 sen atau 0,5 persen menjadi 74,78 Dolar AS per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) AS meningkat 30 sen atau 0,4 persen menjadi 70,70 Dolar AS per barel. 

Sanksi terbaru yang diumumkan Departemen Keuangan AS pada hari Senin menargetkan lebih dari 30 broker, operator tanker, dan perusahaan pengiriman yang terlibat dalam penjualan dan transportasi minyak Iran. 


Langkah ini merupakan bagian dari upaya Presiden AS Donald Trump untuk menekan ekspor minyak Iran hingga nol, guna mencegah pendanaan program nuklir dan misil negara tersebut. 

"Hal itu mungkin berdampak kecil pada harga minyak, seiring dengan penegasan kembali kementerian perminyakan Irak atas komitmennya terhadap perjanjian pasokan kelompok OPEC+," kata analis UBS Giovanni Staunovo.

Namun, ia memperingatkan bahwa ekspor minyak mentah Iran tetap tinggi. 

"Waktu yang akan membuktikan apakah (sanksi) berdampak pada ekspor," katanya.

Selain itu, pasar minyak juga dipengaruhi oleh rencana Irak untuk melanjutkan ekspor minyak dari wilayah Kurdistan melalui pipa Irak-Turki, dengan volume sekitar 185.000 barel per hari. 

Meskipun hal ini dapat menambah pasokan global, komitmen Irak terhadap perjanjian produksi OPEC+ membatasi dampak signifikan pada harga minyak.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya