Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Investor Pantau Peta Politik Jerman Usai Pemilu, Greenback dan Euro Naik-Turun

SELASA, 25 FEBRUARI 2025 | 07:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Euro jatuh dari level tertingginya saat investor fokus mencermati kemenangan pemilu kubu konservatif Jerman. 

Friedrich Merz, pemimpin CDU/CSU, akan menjadi Kanselir Jerman berikutnya.

Dalam pernyataannya Merz menyatakan komitmennya untuk membentuk pemerintahan secepat mungkin guna menghadapi tantangan ekonomi dan sosial yang dihadapi negara tersebut. 


Merz mengatakan sedang dalam pembicaraan dengan partai lain untuk melonggarkan aturan 'rem utang' yang ditetapkan secara konstitusional yang membatasi defisit anggaran hanya 0,35 persen dari output nasional, bahkan sebelum parlemen baru secara resmi dilantik.

Euro turun 0,38 persen menjadi 1.0461 Dolar AS pada  Senin 24 Februari 2025, waktu setempat. Bisnis di Jerman secara tak terduga mandek pada Februari. 

Dikutip dari Reuters, indeks Dolar (Indeks DXY), yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang, turun 0,07 persen menjadi 106,57, setelah merosot ke 106,12, level terendah sejak 10 Desember. 

Indeks tersebut anjlok lebih dari 3 persen dari level tertinggi lebih dari dua tahun yang dicapai pada Januari.

Presiden AS Donald Trump mengatakan Amerika Serikat hampir mencapai kesepakatan mineral dengan Ukraina saat ia  dan Presiden Prancis Emmanuel Macron mengadakan pembicaraan yang membahas prospek untuk mengakhiri perang Ukraina meski ada perbedaan mencolok tentang cara melanjutkannya.

Kekhawatiran mulai muncul tentang pertumbuhan ekonomi Amerika. Investor juga khawatir dampak terhadap pasar tenaga kerja dari tindakan yang diambil Department of Government Efficiency di bawah kendali miliarder Elon Musk.

Dolar AS menguat 0, 31 persen terhadap Yen, menjadi 149,76.

Pound Sterling naik tipis 0,04 persen menjadi 1,2634 Dolar AS, menyusut setelah mencapai level tertinggi dua bulan di 1,269 Dolar AS.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya