Berita

Wakil Asisten Utama (Waastama) Kapolri Bidang Operasi, Irjen Endi Sutendi/RMOL

Presisi

164 Ribu Polisi Kawal Ramadan dan Mudik Lebaran 2025

SENIN, 24 FEBRUARI 2025 | 21:21 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Bulan suci Ramadan dan Idulfitri 1446 Hijriah mendapat atensi khusus dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Selama Ramadan hingga arus balik lebaran, Polri akan menerjunkan 164.278 personel ke lapangan.

"Jumlah personel seluruhnya sekitar 164.278 personel," kata Wakil Asisten Utama (Waastama) Kapolri Bidang Operasi, Irjen Endi Sutendi dalam Rakor di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin, 24 Februari 2025.

Ratusan ribu personel ini akan dikerahkan untuk mengamankan Ramadan, arus mudik hingga arus balik lebaran 2025. Jumlah tersebut nantinya diambil dari sejumlah satuan kerja, mulai dari tingkat Mabes Polri sampai jajaran Polda.


"Dari Mabes Polri 1.165 personel, jajaran Polda sekitar 90 ribu personel lebih, kemudian instansi terkait 70 ribu lebih," kata Endi.

Dari jumlah tersebut, personel akan dikerahkan di jalur-jalur mudik, di antaranya jalan tol, terminal bus pelabuhan, bandara, stasiun sampai dengan objek vital nasional seperti tempat liburan dan lainnya.

Polri telah memperkirakan puncak arus mudik lebaran terjadi pada 28 Maret 2025, sampai dengan Hari Raya Idulfitri.

"Kemudian arus baliknya tanggal 8 April 2025 ke atas karena itu sudah habis masa liburan, tentunya kita antisipasi hal tersebut," sambung Endi.

Rakor tersebut dipimpin oleh Wamenko Polkam, Letnan Jenderal (Purn) Lodewijk F Paulus. Hadir pula Wakil Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari; Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati; serta pejabat di Kementerian Perhubungan, BSSN, BPBD dan lainnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya