Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Lapisan Salju Ganggu Panen, Harga Jagung CBOT Tertekan

SENIN, 24 FEBRUARI 2025 | 14:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jagung berjangka Chicago tergelincir pada perdagangan Senin, 24 Februari 2025. 

Harga gandum berjangka juga melemah karena cuaca ekstrim  dengan lapisan salju menutupi ladang dan pertanian tanaman Amerika, Rusia, dan Ukraina.Demikian juga dengan harga kedelai sedikit lebih rendah.

Dikutip dari Reuters, kontrak jagung yang paling aktif di Chicago Board of Trade ( CBOT ) menyusut 0,5 persen atau 2,50 Dolar AS menjadi 502,50 Dolar AS per bushel, Senin siang. 


Jagung CBOT melambung sekitar 10 persen sejauh tahun ini berkat permintaan ekspor yang kuat untuk jagung Amerika.

Trader berpikir Departemen Pertanian Amerika ( USDA ) akan mengikuti jejak bank pertanian, CoBank, dan memproyeksikan penanaman jagung AS dalam jumlah besar untuk panen 2025 pada Agricultural Outlook Forum tahunannya pekan ini.

Sementara, tanaman lain, gandum CBOT melorot 1,03 persen atau 6,25 Dolar AS menjadi 597,75 Dolar AS per bushel dan kedelai turun 0,28 persen atau 3,00 Dolar AS menjadi 1.054,25 Dola AS per bushel.

Kenaikan harga jagung dan penurunan pasokan Laut Hitam membantu mengangkat gandum sekitar 8 persen tahun ini.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya