Berita

Ratusan kepala daerah yang terpilih dalam Pilkada 2024 mengikuti retret di Akmi Magelang/Istimewa

Politik

Kepentingan Negara Harus di Atas Partai

SENIN, 24 FEBRUARI 2025 | 10:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketidakhadiran sejumlah kepala daerah dari PDIP dalam retret yang digagas pemerintah pusat mendapat sorotan dari Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) Mardani Ali Sera.

Mardani menegaskan, setelah dilantik, kepala daerah maupun kepala negara harus mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan partai.

"Kepentingan publik di atas kepentingan privat," katanya seperti dikutip redaksi melalui akun X pribadinya, Senin 24 Februari 2025.


Menurutnya, kepala daerah memiliki tanggung jawab untuk berpartisipasi dalam program-program yang bertujuan meningkatkan efektivitas pemerintahan. 

Kepala Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI itu menilai, inisiatif baik pemerintah pusat semestinya didukung tanpa terkecuali.

"Retret kepala daerah merupakan kepentingan negara yang tegas dan jelas. Sebaiknya diikuti, kecuali memang ada uzur," sambung Mardani.

Ketidakhadiran para kepala daerah dari PDIP ini menyusul adanya instruksi dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri yang meminta seluruh kader partainya yang dilantik menjadi kepala daerah untuk menunda perjalanan menuju retret yang dijadwalkan pada 21 hingga 28 Februari 2025 di Akademi Militer Magelang. 

Instruksi tersebut berkaitan dengan situasi hukum yang tengah dihadapi Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya