Berita

Band punk rock asal Purbalingga, Sukatani/Ist

Nusantara

Band Sukatani Bisa Jadi Duta Lagu Rakyat

SENIN, 24 FEBRUARI 2025 | 01:17 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Band punk rock asal Purbalingga, Sukatani, masih menjadi sorotan pasca polemik lagu dengan judul "Bayar Bayar Bayar".

Usai dua personel utama, Novi Citra Indriyati alias Ovi (nama panggung Twister Angel) sebagai vokalis dan Muhammad Syifa Al Lutfi alias Ai (nama panggung Alectroguy) mengunggah video permintaan maaf kepada institusi Polri di akun media sosial Sukatani dan ditariknya lagu "Bayar Bayar Bayar" pada Kamis 20 Februari 2025, publik langsung geger.

Bahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo langsung turun tangan seraya menegaskan bahwa Polri tidak antikritik. 


Kapolri merespons positif kritik yang disampaikan band Sukatani melalui lagu-lagunya. Ia juga mengajak band asal Purbalingga itu menjadi duta Polri.

Pemerhati Telematika Roy Suryo mengatakan, dengan penegasan Kapolri tersebut, maka lagu "Bayar Bayar Bayar" ini sudah tidak dipermasalahkan.

"Karena sudah telanjur di-takedown, maka seyogyanya bisa diunggah kembali," kata Roy melalui keterangan tertulisnya yang dikutip Senin 24 Februari 2025.

Roy menilai band Sukatani  layak dinobatkan sebagai "Duta Lagu Rakyat" sebagaimana sering dilakukan untuk "Duta Anti Narkoba", "Duta Anti Judi Online" dan sebagainya, yang biasanya diberikan -untuk kompensasi- kepada mereka yang pernah juga diperlakukan hal sama sebelumnya.

"Mengapa tidak? Tetap terus semangat," pungkas Roy.



Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya