Berita

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana/Net

Politik

Pelajar Papua Tolak MBG, Begini Respons Kepala BGN

MINGGU, 23 FEBRUARI 2025 | 05:41 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Aksi demonstrasi penolakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilakukan pelajar SMP dan SMA di Papua tak membuat cemas Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana. 

Dadan mengatakan, pihaknya fokus menjalankan program MBG yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Kalau ada pihak-pihak yang menolak, menurut Dadan, itu hak masing-masing orang dan BGN akan menghormatinya.

"Kalau yang menerima hak itu tidak mau nerima ya kami hormati," ujar Dadan, di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu 22 Februari 2025.


"Badan Gizi menetapkan penerima manfaat 82,9 juta. Kaya, miskin, ibu hamil, menyusui, anak balita, kaya miskin, negeri, swasta. Itu adalah hak yang akan kami berikan dari pemerintah kepada penerima hak. Karena setiap anak berhak mendapatkan gizi yang seimbang," sambungnya.

Sebelumnya, siswa SMP dan SMA menggelar demo di sejumlah titik di Nabire, Papua Tengah, pada Senin 17 Februari 2025. Mereka kemudian digiring ke Mapolres Nabire untuk diberi pemahaman dan edukasi.

"Pelajar yang menggelar aksi demo ini karena ada informasi beberapa pelajar di Pulau Jawa keracunan sehingga mereka menolak program tersebut," jelas Kapolres Nabire, AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, kepada wartawan, Senin 17 Februari 2025.

"Mereka juga tidak menginginkan makan gratis melainkan sekolah gratis. Menurut para pelajar tersebut, untuk makanan, orangtua mereka sudah menyiapkannya," imbuh Samuel.

Selain di Nabire, pada hari yang sama, demo pelajar menolak MBG juga terjadi di Jalan Hom-Hom, Wamena, Jayawijaya, Papua Pegunungan. Demonstrasi ini melibatkan sekitar 3.000 pelajar SMA di Jayawijaya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya