Berita

Bupati Cirebon Imron hadir di retret kepala daerah di Magelang, Jawa Tengah/Ist

Politik

Ada yang Tidak Patuh Megawati, Kepala Daerah PDIP Hadir di Retret Magelang

SABTU, 22 FEBRUARI 2025 | 19:39 WIB | LAPORAN: YUDHISTIRA WICAKSONO

Sejumlah kepala daerah yang merupakan kader dari PDI Perjuangan tetap hadir dalam acara retret, meski telah dilarang Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.  

Retret kepala daerah itu digelar di Komplek Akademi Militer, Magelang, Jawa tengah, pada tanggal 21-28 Februari 2025

Beberapa kepala daerah kader PDIP yaitu Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Bupati Kendal Dyah Kartika Permatasari, dan Bupati Cirebon Imron terkonfirmasi hadir.


Kehadiran Imron menjadi sorotan karena sebelumnya ia menyatakan akan mematuhi instruksi partai.  

Sebelumnya, Megawati mengeluarkan surat instruksi bernomor 7294/IN/DPP/II/2025 yang meminta kepala daerah PDIP menunda keberangkatan dan menjaga komunikasi dengan partai.  

Belum ada pernyataan resmi dari PDIP terkait sanksi terhadap para kepala daerah tersebut. Namun, kehadiran mereka memunculkan pertanyaan terkait kedisiplinan partai dan soliditas kader.  

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengungkapkan, dari total peserta retret, 53 orang tidak hadir. 

Namun, dengan total 159 kepala dan wakil kepala daerah dari PDIP, Bima menduga ada lebih banyak kader PDIP yang tetap hadir.  

"Harusnya sih ada ya (kepala daerah dari PDIP yang hadir). Karena terdata jumlahnya lebih dari angka ini (47 yang tidak hadir tanpa alasan). Jadi, bisa saja ada di dalam. Ya, kami belum cek lagi. Bisa saja ada," kata Bima Arya.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya