Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

AS Ancam Cabut Akses Ukraina ke Starlink jika Menolak Serahkan Mineral Berharga

SABTU, 22 FEBRUARI 2025 | 14:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat mempertimbangkan untuk menghentikan akses Ukraina ke layanan internet satelit Starlink milik SpaceX jika Kyiv tidak menyetujui kesepakatan terkait mineral penting. 

Dikutip dari Reuters, Sabtu 22 Februari 2025, dalam pertemuan terbaru antara utusan khusus AS untuk Ukraina, Keith Kellogg dan Presiden Volodymyr Zelensky, Amerika mengancam akan menghentikan layanan Starlink jika kesepakatan yang mencakup mineral seperti titanium, lithium, dan uranium tersebut tidak tercapai.

Sebelumnya, Zelensky menolak proposal yang mengharuskan Ukraina memberikan 50 persen dari pendapatan mineralnya kepada AS sebagai imbalan atas bantuan perang, dengan alasan bahwa kesepakatan tersebut tidak memberikan jaminan keamanan yang memadai bagi Ukraina.


Starlink telah menjadi komponen vital dalam komunikasi militer Ukraina sejak invasi Rusia pada Februari 2022. 

Layanan ini membantu dalam operasi drone, penargetan artileri, dan komunikasi antar unit di lapangan. Kehilangan akses ke Starlink dapat berdampak signifikan pada kemampuan militer Ukraina.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya