Berita

Penggagas superholding Danantara Burhanuddin Abdullah

Bisnis

Aliardo: Burhanuddin Abdullah Sangat Memahami Cetak Biru Danantara

SABTU, 22 FEBRUARI 2025 | 05:47 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Superholding Danantara diyakini dapat menjadi elemen pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia seperti yang ditargetkan pemerintah, yakni 8 persen. Optimisme ini juga didasarkan pada pengalaman sejumlah negara yang sukses mengelola dana superholding BUMN menjadi kekuatan ekonomi. 

Demikian dikatakan Mohammad Aliardo, Direktur Eksekutif Take A Stand Indonesia Institute, dalam keterangan kepada redaksi Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Sabtu, 22 Februari 2025.

Danantara merupakan upaya pemerintah mengkonsolidasikan dan memaksimalkan pengelolaan Dana BUMN. Salah seorang penggagasnya adalah mantan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah yang mendampingi Prabowo Subianto sejak masa kampanye lalu.


“Kami melihat optimisme yang kuat dari inisiator Danantara dalam upaya  mendorong pertumbuhan ekonomi seperti yang telah ditargetkan pemerintah yaitu kisaran 8 persen. Di samping itu, keberadaan Danantara dapat membuat Indonesia diperhitungkan di pentas global, hal ini karena kehadiran Danantara dengan kemampuan finansial yang tinggi dapat berbicara lebih jauh dalam bersaing untuk berbagai investasi yang menguntungkan,” ujar Aliardo.

Oleh karena itu, sebagai inisiator dan orang yang pengalaman dalam di bidang ekonomi, Aliardo menilai penunjukan Burhanuddin Abdullah sebagai calon kuat Ketua Tim Pakar Danantara sangat tepat. 

“Salah satu poin penting yang harus digarisbawahi adalah semangat Danantara dapat dikawal secara tepat sesuai dengan tujuan awal mengingat Pak Burhanuddin sangat memahami cetak biru dan tujuan awal Danantara,” ujarnya lagi.

Menurut Aliardo, meskipun Burhanuddin pernah terjerat kasus hukum, namun dapat dipastikan yang bersangkutan tidak menikmati hasil korupsi. 

“Beliau ini korban kesalahan pengambilan kebijakan. Dalam pertimbangan hakim yang memvonis beliau dinyatakan dana tersebut untuk keperluan bantuan hukum pejabat Bank Indonesia, bukan dinikmati pribadi. Seharusnya jangan sampai orang yang sudah menjalani hukuman mengalami hukuman untuk kedua kalinya dengan dihujat atau dipenjara ruang geraknya,” tambah Aliardo.

Selain itu Aliardo juga menambahkan, Presiden Prabowo Subianto sebaiknya mengkonsolidasi internal pemerintahannya agar upaya-upaya kelompok dan oknum yang ingin mendiskreditkan Burhanuddin Abdullah tidak terus berlangsung. Kritik dan intrik tersebut sangat dipahami terjadi karena dana jumbo Danantara. 

“Oleh karena itu, preseden buruk jika inisiator dan pengusung awal pembentukan danantara justru tersingkirkan akibat ulah kelompok tertentu yang hanya ingin mengelola dana jumbo Danantara untuk kepentingan kelompok mereka sendiri,” demikian Aliardo.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kemitraan PLN Perkuat KDKMP jadi Penggerak Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 06:16

Pemerintah Serap Masukan Akademisi hingga Peneliti untuk Perkuat Ekonomi Biru

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:53

Tak Hanya Tunjuk Kepala Baru, Pemerintah Diminta Serius Benahi BNPB

Jumat, 16 Oktober 2026 | 05:23

BUK dan Bukti Kegagalan SKK Migas

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:59

Korupsi Dana Bencana Bentuk Pengkhianatan terhadap Amanah Kemanusiaan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 04:29

Wajah Muda Kemiskinan yang Berubah

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:58

Maruli Berjabat Tangan dengan Gibran

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:29

Lokasi Ledakan di Pasar Cimanggis-Ciputat Bukan SPPG

Jumat, 16 Oktober 2026 | 03:00

Selain Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala Perwakilan BPK Jateng Ahmad Luthfi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:45

Perpaduan Kekuatan Laut dan Udara Warnai Demo Pendaratan Amfibi di Pantai Banongan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 02:08

Selengkapnya