Berita

Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar berfoto bersama dalam acara ramah tamah/RMOLJateng

Politik

Bupati Karanganyar juga Tunda Retret Magelang

JUMAT, 21 FEBRUARI 2025 | 15:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sejumlah kepala daerah dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memilih tunduk arahan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri untuk menunda retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.

Salah satunya adalah Bupati Karanganyar, Rober Christanto. Ia memilih tidak berangkat ke Magelang untuk mengikuti retret yang dimulai hari ini, 21 Februari hingga 28 Februari 2025.

Rober akan menunda keberangkatannya sambil menunggu arahan lebih lanjut dari Megawati.


"Untuk sementara saya menunda keberangkatan ke Magelang," ujar Rober  saat dikonfirmasi Kantor Berita RMOLJateng, Jumat, 21 Februari 2025.

Saat ini, Rober baru saja tiba dari Jakarta dan akan berkoordinasi dengan kepala daerah lain dari PDIP untuk menunggu arahan selanjutnya dari Megawati.

Ia bersama kepala daerah lain dari PDIP juga sepakat akan berkumpul di suatu tempat sembari menunggu arahan lebih lanjut dari Ketum PDIP.

"Kami sebagai kader partai pasti tegak lurus instruksi ketum. Kami menunggu sampai ada arahan lanjut dari Ibu Megawati Sukarnoputri," tandasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Karanganyar, Bagus Selo mendukung keputusan Rober untuk menunda retret. Tidak hanya kepala daerah, seluruh kader PDIP juga dipastikan akan patuh terhadap instruksi ketum.
 
"Sudah jelas sebagai kader partai di struktur, eksekutif maupun di legislatif akan tunduk pada instruksi partai," tegas Bagus.

Selain Bupati Karanganyar, kepala daerah lain dari PDIP yang menunda retret adalah Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan; Gubernur Bali, I Wayan Koster; Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung; Bupati Cirebon, Imron Rosyadi; Walikota Bekasi, Tri Adhianto; Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang; dan Bupati Pangandaran, Citra Pitriani.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya