Berita

Presiden Donald Trump/Net

Dunia

Pemerintahan Donald Trump akan Kurangi Jumlah Perwakilan Diplomatik di China

JUMAT, 21 FEBRUARI 2025 | 07:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat (AS) akan memangkas jumlah perwakilan diplomatiknya di Tiongkok.

Dikutip dari South China Morning Post (SCMP) yang mengutip sumber, Jumat 21 Februari 2025, pemangkasan mencapai 10 persen dari jumlah yang ada saat ini dan akan diumumkan segera.

Pemangkasan tersebut akan mempengaruhi kedutaan besar AS di Beijing dan konsulat AS di Guangzhou, Shanghai, Shenyang dan Wuhan, serta konsulat di Hong Kong, dalam serangkaian pengurangan dengan jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya.


Sebelumnya, pemerintahan Presiden Donald Trump telah meminta kedutaan besar AS di seluruh dunia untuk bersiap menghadapi pengurangan staf, sebagai bagian dari upaya perombakan korps diplomatik AS. 

Trump dan sekutu miliardernya Elon Musk telah berupaya untuk memangkas pengeluaran pemerintah AS yang mereka anggap boros sejak pemerintahan sebelumnya. 

Belum ada komentar dari pemerintahan Trump. 

Amerika Serikat memiliki banyak tenaga kerja diplomatik di Tiongkok di area seluas 10 hektar di Beijing. 

Menurut situs web Kedutaan Besar dan Konsulat AS di Tiongkok, kompleks kedutaan Beijing menampung lebih dari 1.300 staf Amerika dan staf lokal yang mewakili hampir 50 lembaga federal AS yang berbeda.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya