Berita

Direktur Eksekutif Sabang Merauke Circle, Syahganda Nainggolan/Repro

Politik

Syahganda: Prabowonomics Sangat Sosialistik Kerakyatan

JUMAT, 21 FEBRUARI 2025 | 06:48 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto dalam cara HUT ke-17 Partai Gerindra beberapa waktu lalu seperti menunjukkan kedekatan personal dirinya dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Namun, dalam pandangan Direktur Eksekutif Sabang Merauke Circle, Syahganda Nainggolan, kedekatan personal itu tak membuat Prabowo tunduk kepada keinginan Jokowi.

Sebab, sejumlah kebijakan yang dilakukan Jokowi justru dihancurkan oleh Prabowo.


"Soal pribadi mungkin Pak Prabowo merasa dekat aja dengan Jokowi. Tapi kan kebijakannya dihancurin sama dia (Prabowo)," ucap Syahganda dalam podcast Forum Keadilan TV, dikutip Jumat 21 Februari 2025.

Syahganda pun memaparkan kebijakan-kebijakan Jokowi yang "dihancurkan" Prabowo. Seperti proyek pagar laut, lalu kelapa sawit ilegal 3,3 juta hektare yang mau diputihkan.

Juga kebijakan Jokowi yang hanya memberikan upah buruh rata-rata satu persen setiap tahun, yang oleh Prabowo kemudian dinaikan menjadi 6,5 persen. 

Syahganda menilai keberanian Prabowo tersebut sebagai sebuah tindakan yang dahsyat.

"Makanya Prabowonomics ini betul-betul sangat sosialistik. Jadi jangan lagi kita masuk di yang nonsubstantif. Misalkan, 'oh kenapa sih Prabowo bela-bela Jokowi, hidup Jokowi', saya enggak termakan dengan itu," tuturnya.

"Karena saya enggak melihat itu. Saya hanya melihat, kita masuk di agenda sosialistik kerakyatan yang begitu hebat. Bagaimana kita enggak mengagumi Prabowo?" tandas Syahganda Nainggolan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya