Berita

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni bersama Menteri Iklim dan Lingkungan Hidup Norwegia Andreas Bjelland Eriksen. /Ist

Nusantara

Kunjungi TN Gunung Merapi, Menhut dan Menteri Iklim Norwegia Tanam Pohon Bersama

KAMIS, 20 FEBRUARI 2025 | 20:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni bersama Menteri Iklim dan Lingkungan Hidup Norwegia Andreas Bjelland Eriksen melakukan kunjungan ke ekowisata Kali Talang di Taman Nasional (TN) Gunung Merapi, pada hari ini Kamis, 20 Februari 2025.

Dalam kunjungan tersebut, keduanya turut melakukan penanaman pohon sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan.

Raja Antoni didampingi oleh Sekjen Kementerian Kehutanan Mahfudz dan Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Satyawan Pudyatmoko. Turut hadir juga Duta Besar Kerajaan Norwegia untuk Indonesia dan Timor Leste, Rut Krüger Giverin.


Tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk memantau pelaksanaan Nota Kesepahaman (MoU) terkait kerja sama Indonesia-Norwegia dalam mendukung upaya pengurangan emisi gas rumah kaca dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya.

“Hari ini kami datang ke sini melihat langsung side di Taman Nasional Gunung Merapi ini bagian dari kerjasama (Indonesia -Norwegia) yang akan kita lanjutkan diberbagai macam tempat di Indonesia," ungkapnya.

Selain penanaman pohon, keduanya juga merilis produk bioprospeksi dari Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) berupa skincare acne series ettan merapi, yang memanfaatkan kekayaan sumber daya alam kawasan tersebut.

Raja Antoni menyatakan bahwa Indonesia dan Norwegia sepakat untuk melanjutkan kerja sama dalam proyek FOLU Net Sink 2030, yang bertujuan untuk melakukan mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim melalui sektor kehutanan. Kerja sama bilateral ini telah terjalin selama 75 tahun dan akan terus berlanjut hingga tahun 2030.

"Kami sepakat untuk meneruskan kerjasama yang sudah baik selama ini sampai tahun 2030, FOLU Net Sink 2030 di mana kita akan mencoba melakukan mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim melalui sektor kehutanan,” katanya.

Menteri Bjelland juga menyampaikan bahwa kerja sama antara Indonesia dan Norwegia sangat penting. Ia memuji upaya Menhut Raja Antoni dalam menjaga kelestarian hutan Indonesia.

“Sangat senang berada di sini, hari ini, untuk melihat bagaimana pekerjaan dan cara anda menjaga hutan," kata dia.

Tidak hanya itu, Menteri Bjelland juga mengungkapkan rasa kagumnya terhadap keindahan Taman Nasional Gunung Merapi, dan bahkan berencana untuk kembali berkunjung untuk berlibur. 
"Tempat ini sangat indah, saya pasti akan datang lagi untuk liburan," tuturnya.
Dalam rangkaian kunjungan ini, Menhut Raja Antoni dan Menteri Bjelland juga melakukan penanaman bibit pohon Sarangan, salah satu jenis tanaman endemik. Keduanya juga mengunjungi perhutanan sosial dan mencicipi berbagai produk olahan hasil tanaman hutan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya