Berita

Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis, 20 Februari 2025/RMOL

Politik

DPR Janji Terus Monitor Stabilitas Harga Hingga Lebaran 2025

KAMIS, 20 FEBRUARI 2025 | 14:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPR memastikan bakal terus memantau stabilitas harga menjelang Lebaran atau Idulfitri 2025. 

Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron, mengatakan bahwa peningkatan permintaan jelang Idulfitri merupakan fenomena yang wajar, seiring dengan tradisi masyarakat yang semakin aktif berbelanja dan mudik untuk merayakan hari kemenangan.

Menurut Herman, Lebaran adalah momen sakral bagi umat Islam yang telah menjadi tradisi turun-temurun. 


“Kalau saya dulu masih kerja gajinya pas-pasan dulu kumpulin nanti dihabiskan di hari Lebaran karena ini adalah hari yang secara turun-temurun juga menjadi sakral bagi umat Islam sebagai bagian terpenting dalam kehidupannya seperti saya,” ujarnya dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertajuk “Antisipasi Lonjakan Sembako Jelang Puasa”, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis, 20 Februari 2025.  

Oleh karena itu, ditegaskan Herman Khaeron, bahwa Komisi VI DPR terus memantau ketersediaan barang dan kestabilan harga agar masyarakat tetap dapat menikmati kebutuhan mereka dengan harga yang terjangkau. 

“DPR terus memonitor memantau terhadap ketersediaan dan keterjangkauan ketersediaan dari sisi barang ketersediaan dari sisi kedekatan terhadap konsumen maupun keterjangkauan dari sisi harga dan keterjangkauan dari sisi barang. Ini yang terus kami pantau,” tegasnya. 

Herman juga menambahkan bahwa pihaknya bekerja sama dengan berbagai perusahaan BUMN yang berperan penting dalam kelancaran distribusi barang, terutama dalam menghadapi lonjakan permintaan saat Lebaran.

"Tentu ini menjadi bagian pergerakan maupun terjadinya migrasi masyarakat dari wilayah tertentu ke wilayah tertentu biasanya dari wilayah kota ke wilayah desa atau ke kampungnya yang disebut dengan pulang kampung itu kami monitor dari berbagai aspek,” tandas Politikus Demokrat ini.

Turut hadir narasumber lain dalam diskusi tersebut, yakni aktivis senior sekaligus ekonom, Salamuddin Daeng.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya