Berita

Wakil Ketua Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dailami Firdaus/Ist

Nusantara

Dailami Firdaus:

Pramono-Rano Harus Libatkan Masyarakat Betawi Bangun Jakarta

KAMIS, 20 FEBRUARI 2025 | 13:29 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Gubernur-Wagub DKI Jakarta Pramono Anung-Rano Karno diyakini mampu membawa Jakarta lebih baik dan merealisasikan janji kampanye dalam masa pemerintahannya.

"Saya yakin Jakarta ke depan akan semakin maju dan bermartabat," kata Wakil Ketua Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dailami Firdaus dalam keterangannya, Kamis 20 Februari 2025. 

Dailami berharap Pramono-Rano melibatkan kaum Betawi sebagai masyarakat inti Jakarta dalam merumuskan kebijakan dan pembangunan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.


"Budaya Betawi sebagai identitas Jakarta tidak boleh ditinggalkan apalagi dilupakan," kata Dailami.

Selain itu, Dailami meyakini, Pramono-Rano akan bekerja cepat melakukan akselerasi, termasuk dalam masa 100 hari kerja sebagaimana telah disampaikan.

Ia merespons positif sejumlah kebijakan atau program yang akan dieksekusi, seperti upaya mengatasi banjir dan macet, dan pemutihan atau penebusan ijazah bagi semua jenjang sekolah.

Kemudian, optimalisasi bantuan sosial dan pendidikan, layanan gratis Transjakarta bagi 15 golongan hingga memperbanyak bursa kerja atau job fair.

"Sesuai keinginan Bang Anung, saya juga berharap ornamen-ornamen Betawi lebih dimasifkan di bangunan milik pemerintah maupun swasta. Termasuk juga kuliner Betawi harus menjadi sajian wajib," kata Pramono.

Tidak kalah penting, lanjut Dailami, perhatian terhadap penyandang disabilitas di Jakarta perlu terus ditingkatkan. Termasuk, dengan membuka lapangan kerja yang mengakomodir penyandang disabilitas.

"Akses mobilitas dan program pemberdayaan bagi penyandang disabilitas harus menjadi fokus perhatian agar Jakarta menjadi menghadirkan kesetaraan bagi semua," kata Dailami.



Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya