Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Wall Street Berakhir Menghijau, S&P 500 Kembali Cetak Rekor

KAMIS, 20 FEBRUARI 2025 | 09:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Amerika Serikat berakhir di zona hijau dengan S&P 500 mencatatkan penutupan tertinggi kedua berturut-turut.

Dikutip dari Reuters, Dow Jones Industrial Average ditutup naik 71,25 poin, atau 0,16 persen, menjadi 44.627,59, pad penutupan perdagangan Rabu 19 Februari 2025 atau Kamis pagi WIB. 

S&P 500 menguat 14,57 poin atau 0,24 persen, menjadi 6.144,15. Sedangkan Nasdaq Composite Index meningkat 14,99 poin, atau 0,07 persen, menjadi 20.056,25.


Di antara 11 sektor utama S&P 500, healthcare menikmati persentase kenaikan terbesar, sementara material dan keuangan merupakan yang paling lambat.

Investor terus mencermati risalah dari pertemuan kebijakan Federal Reserve pada Januari lalu dan mencerna rencana tarif Presiden AS Donald Trump.

Risalah rapat menunjukkan perumus kebijakan menyatakan kekhawatiran tentang inflasi dan potensi dampak dari  kebijakan Trump, khususnya tarif terhadap upaya bank sentral untuk menurunkan pertumbuhan harga ke target mereka.

Trump telah mengumumkan langkahnya untuk mengenakan tarif 25 persen pada otomotif, semikonduktor, dan farmasi yang diimpor ke AS.

Departemen Perdagangan mengatakan pembangunan perumahan anjlok hingga 9,8 persen pada Januari, yang disebabkan oleh perlambatan permintaan, suku bunga hipotek yang tinggi, dan musim dingin. Saham perumahan berkinerja buruk, merosot 1,5 persen.

Perusahaan kimia khusus, Celanese, merosot 21,5 persen setelah melaporkan kerugian kuartalan.

Saham Merck & Co dan UnitedHealth menguat masing-masing 2,76 persen dan 2,07 persen, sedangkan Nike anjlok 1,07 persen.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya