Berita

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin/RMOL

Nusantara

Warga Jakarta Tak Perlu Khawatir Kekurangan Air Bersih

RABU, 19 FEBRUARI 2025 | 16:37 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perumda PAM Jaya meluncurkan program bantuan tandon air gratis untuk pelanggan rumah tangga yang berada di wilayah dengan suplai air bertekanan rendah. Program ini bertujuan memastikan warga Jakarta tetap memiliki cadangan air saat pasokan terbatas.

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin mengatakan, pentingnya program ini untuk masyarakat yang kerap menghadapi kesulitan dalam memperoleh pasokan air minum.

"Kami berharap dengan adanya tandon air ini, warga dapat menyimpan air dengan lebih efisien dan tetap memiliki cadangan air saat pasokan terbatas," kata Arief dalam keterangannya, Rabu 19 Februari 2025.


Sejak diluncurkan pada November 2024, PAM Jaya telah mendistribusikan 202 unit tandon air ke pelanggan di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Target program ini adalah mendistribusikan total 1.000 unit tandon air hingga program rampung.

Arief menjelaskan bahwa program ini menjadi salah satu prioritas perusahaan untuk mengatasi tantangan distribusi air di wilayah dengan tekanan suplai rendah.

PAM Jaya mengupayakan para pelanggannya tetap menerima pasokan air secara merata meskipun dalam kondisi tekanan pasokan air sedang menurun.

"Kami berharap dengan adanya cadangan air, warga dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti minum, memasak, mencuci, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan yang penting untuk kesehatan," kata Arief.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

UPDATE

Gus Yaqut dan Jokowi, Siapa yang Benar?

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:09

Ketika Eropa Abad ke-18 Begitu Jorok, Terbelakang, dan Menjijikkan

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:05

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

Mantan Ketua LMND Muhammad Asrul Gabung PSI

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:12

Kentungan Oranye Anies

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:01

Pemain Saham Gorengan Bakal Disikat

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:27

MUI: Board of Peace Neokolonialisme Gaya Baru

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:17

Jokowi Hadiri Rakernas PSI, tapi Tak Sanggup ke Pengadilan, Warganet: Penyakit Kok Pilih-pilih

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:01

Prabowo Pede Fundamental Ekonomi RI Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Modal

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:15

Pengangkatan 32 Ribu Pegawai Inti SPPG Jadi PPPK Picu Kecemburuan

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:06

Selengkapnya