Berita

Gedung DPRD Kabupaten Karawang/RMOLJabar

Politik

Ini Daftar 10 Anggota DPRD Karawang Paling Tajir

RABU, 19 FEBRUARI 2025 | 05:18 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Seluruh pejabat publik atau penyelenggara negara wajib melaporkan harta kekayaannya atau yang biasa disebut LHKPN. Laporan kekayaan yang dikirim ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini harus rutin dilakukan setiap tahun selama menjabat.

Kewajiban pelaporan harta kekayaan oleh penyelenggara negara kepada LHKPN KPK ini diatur di dalam UU Nomor 28 Tahun 1999 tentang penyelenggara negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), serta diatur dalam UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dan Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor 07 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pendaftaran, Pengumuman, dan Pemeriksaan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara.

RMOLJabar pun mencoba menelusuri LHKPN milik anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang.


Berdasarkan hasil penelusuran di laman resmi LHKPN KPK RI pada Selasa 18 Februari 2025, terdapat 10 nama anggota dewan pilihan masyarakat Kabupaten Karawang di Pileg 2024 kemarin yang memiliki jumlah kekayaan paling fantastis di lingkungan DPRD Kabupaten Karawang.

Namun dari 10 nama wakil rakyat paling tajir di DPRD Kabupaten Karawang tersebut, dua di antaranya diketahui belum melaporkan jumlah harta kekayaannya pada periode laporan per 31 Desember 2024. 

Keduanya merupakan anggota dewan lama atau terpilih kembali pada Pileg 2024 kemarin, yang pernah melaporkan jumlah harta kekayaannya pada periode laporan tahun 2023.

Meski demikian, karena harta kekayaan dua nama wakil rakyat tersebut memiliki jumlah yang fantastis, maka mereka masuk ke dalam 10 daftar nama anggota dewan terkaya yang ada di lingkungan DPRD Kabupaten Karawang periode 2024-2029.

Berikut daftar 10 nama anggota DPRD Kabupaten Karawang yang tercatat memiliki jumlah harta kekayaan paling fantastis:

1. Taman SE, anggota Fraksi Partai Gerindra asal Dapil II Karawang selama 3 periode ini tercatat memiliki harta kekayaan paling tinggi dengan jumlah kekayaannya yang mencapai Rp22.723.950.000 (Rp22,7 miliar).

2. H. Muhammad Imron Choeru, anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) asal Dapil IV Karawang ini memiliki jumlah kekayaan sebesar Rp14.951.000.000 (Rp14,9 miliar).

3. Saepudin Permana, anggota fraksi Partai Golkar yang menjabat sebagai wakil rakyat di Karawang selama 4 periode ini tercatat memiliki jumlah harta kekayaan Rp13.894.715.000 (Rp13,8 miliar).

4. Encep Sumanta, anggota Fraksi Partai Gerindra asal Dapil I Karawang ini tercatat memiliki harta kekayaan Rp11.631.000.000 (Rp11,6 miliar).

5. H. Moch Dimyati, anggota Fraksi Partai Gerindra asal Dapil V Karawang selama 2 periode ini tercatat melaporkan harta kekayaannya terakhir pada periodik 31 Desember 2023 yang mencapai Rp11.070.370.301 (Rp11 miliar).

6. Deddy Indra Setiawan, Ketua Komisi III DPRD Karawang dari Fraksi Partai Demokrat asal Dapil VI Karawang ini tercatat memiliki jumlah harta kekayaan yang dilaporkan terakhir pada periodik per 31 Desember 2023 sebesar Rp11.057.900.000 (Rp11 miliar).

7. H. Oma Miharja Rizki, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Karawang dari Fraksi Partai Demokrat asal Dapil I Karawang ini tercatat memiliki jumlah harta kekayaan Rp6.484.788.000 (Rp6,4 miliar).

8. H. Endang Sodikin, Ketua DPRD Kabupaten Karawang dari Fraksi Partai Gerindra asal Dapil VI Karawang ini tercatat memiliki harta kekayaan Rp5.568.450.000 (Rp5,5 miliar).

9. H. Mulyadi, Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Kabupaten Karawang asal Dapil VI Karawang ini memiliki harta kekayaan yang tercatat di laman LHKPN KPK-RI sebesar Rp5.251.361.905 (Rp5,2 miliar).

10. H. Bukhori, anggota Fraksi Partai Nasdem DPRD Kabupaten Karawang asal Dapil IV Karawang ini tercatat memiliki jumlah harta kekayaan yang mencapai Rp5.136.802.191 (Rp5,1 miliar).

Dikutip dari laman resmi LHKPN KPK RI, bahwa informasi terkait harta kekayaan penyelenggara negara yang tercantum dalam situs e-Announcement LHKPN ini diketahui sesuai dengan yang telah dilaporkan oleh pihak penyelenggara negara dalam LHKPN, dan hanya untuk tujuan informasi umum saja. 

"KPK tidak bertanggung jawab atas informasi harta kekayaan penyelenggara negara yang bersumber dari situs dan/atau media lainnya. Apabila terdapat perbedaan informasi antara pengumuman yang tercantum dalam situs e-Announcement dengan informasi yang berasal dari situs dan/atau media lainnya, maka informasi yang dianggap valid adalah informasi yang tercantum dalam situs e-Announcement ini," tulis keterangan LHKPN KPK RI.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya