Berita

Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Wahyu Dewanto/Istimewa

Politik

Penumpang Transjakarta Jangan Sembarang Pecahkan Kaca Bus

RABU, 19 FEBRUARI 2025 | 00:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Insiden pemecahan kaca bus Transjakarta saat armada tersebut terhambat perjalanannya ketika melintasi rel dan sirene berbunyi di Pintu Perlintasan Kereta Api Green Garden arah Pasar Baru pada Sabtu 15 Februari 2025 menjadi sorotan publik. Termasuk oleh Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Wahyu Dewanto. 

"Penumpang jangan sembarang memecahkan kaca bus apabila tidak urgen," kata Wahyu melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp, Selasa 18 Februari 2025.

Wahyu mengimbau PT Transjakarta aktif memberikan edukasi kepada penumpang saat menghadapi kondisi darurat di dalam bus.


"Seperti tutorial menggunakan pelampung di atas pesawat," imbuh Legislator Gerindra ini.

Wahyu juga menyarankan PT Transjakarta menempelkan stiker di bus dan halte terkait larangan memecahkan kaca sembarangan, berikut pasal dan sanksinya.

"Bila sengaja bisa kena denda dan sebagainya," tutur Wahyu.

Sebelumnya, seorang penumpang yang panik memecahkan kaca bagian kiri saat bus Transjakarta terhambat Pintu Perlintasan Kereta Api Green Garden arah Pasar Baru.

Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza mengatakan, aksi pemecahan kaca itu membuat panik penumpang lain.

Menurut Welfizon, pengemudi akhirnya membuka pintu dan pelanggan pun turun bergantian.

"Sedangkan bus lanjut jalan melintasi rel dan sudah berada di seberang rel dengan kondisi aman pada saat kereta melintas," papar Welfizon.

Welfizon menambahkan, kondisi mesin dan jalan saat kejadian tidak ada gangguan apapun. 

Langkah selanjutnya, PT Transjakarta akan menempatkan petugas khusus untuk membantu pengaturan lalu lintas di jalur perlintasan kereta.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya