Berita

Mitra Aqua Home Service (AHS)/tangkapan layar

Nusantara

Kisah Inspiratif Mitra AHS Meniti Usaha hingga Berangkat ke Tanah Suci

SELASA, 18 FEBRUARI 2025 | 21:05 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kisah inspiratif dibagikan pedagang air mineral bernama Sholeh, Sumini, dan Sugeng Paryanto. Sabar merintis sebagai pedagang air mineral dari nol, kini mereka bisa menunaikan rukun Islam ke lima, yakni berangkat haji ke Tanah Suci Mekkah. 

Sholeh (66) membagikan kisahnya saat awal berjualan air mineral hingga bisa membuka gudang air mineral di kawasan Gandul, Depok, Jawa Barat. Tidak langsung untung banyak, ia mengumpulkan penghasilannya sedikit demi sedikit sejak tahun 1980.
 
"Tidak mudah untuk saya bisa berangkat ke Mekkah," kata Sholeh kepada wartawan, Selasa, 18 Februari 2025.
 

 
Sholeh menceritakan, ia mulai berdagang air mineral di kawasan Blok M, Jakarta dengan membuka warung kelontong. Selama berproses, kini ia telah menjadi salah satu pemasok air minum di sebuah gedung perkantoran.

Barulah pada tahun 1990-an, ia bergabung menjadi mitra Aqua Home Service (AHS) demi menjamin ketersediaan pasokan barang. Tak lama menjadi agen AHS, ia kemudian membuka gudang penyimpan di Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Dari sinilah, keuntungan bisnis yang dijalankan terus bergulir.
 
Sebagai mitra AHS, Sholeh tak segan membagikan cuma-cuma dagangannya untuk kegiatan keagamaan atau sekedar memberikan ke masjid.

Berkat ketekunannya, Sholeh akhirnya mewujudkan niatnya untuk berangkat ke Tanah Suci. Bahkan di saat calon jemaah lain harus menunggu tahunan, Sholeh berangkat lebih cepat.
 
"Orang bisa nunggu sampai 7 tahun, saya kemarin hanya 3 tahun. Tidak paham saya bagaimana, tapi rezekinya begitu," singkatnya.
 
Kesuksesan yang sama juga dirasakan Sumini dan Sugeng Paryanto. Sumini memulai bisnisnya dari orang tua bernama Sugeng Paryanto pada 1988 silam. Sugeng, yang memang memiliki darah pengusaha, memulai bisnis sebagai pedagang asongan.
 
Sumini menceritakan, Sugeng berdagang Aqua gelas di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Bertahun-tahun kerja keras, bisnis Sugeng terus tumbuh hingga akhirnya mampu menyewa sebuah gudang kecil untuk memulai bisnis sebagai agen.

Di tahun 2000-an, Sugeng bisa melebarkan usahanya dengan memasarkan seluruh produk air minum dalam kemasan (AMDK) ke hotel, kantor, hingga apartemen dan menjadi anggota AHS.

Ia akhirnya bisa mewujudkan mimpinya menapaki Tanah Suci pada awal tahun 2000-an, disusul anaknya Sumini pada tahun 2005 lalu.

"Apa yang sudah kami perjuangkan semoga bisa menginspirasi orang lain agar tidak cepat menyerah dalam berbisnis," demikian kata Sumini.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya