Berita

Anggota Komisi II DPR RI Ali Ahmad/Net

Politik

Komisi II Ajak Masyarakat Dukung Pembentukan KIM Plus Permanen

SELASA, 18 FEBRUARI 2025 | 21:15 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKB Ali Ahmad mengapresiasi pembentukan koalisi permanen yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Dia menilai koalisi itu dibentuk karena Prabowo ingin fokus melayani rakyat dan menunaikan semua program kerja yang telah ditetapkan.

"Kami mengajak semua pihak, baik para elite politik, para tokoh, dan masyarakat untuk mendukung pembentukan koalisi permanen. Dengan demikian semua elemen bangsa bisa bergotong royong untuk mendukung mewujudkan program prioritas pemerintah," ujar Ali Ahmad, di Komplek DPR RI, Senayan, Selasa, 18 Februari 2025.

Ia mengatakan pembentukan koalisi permenan itu bukan demi elektoral atau dukungan politik dalam pemilu, tapi bertujuan untuk menjaga persatuan dan kesatuan agar pembangunan semakin lancar dan rakyat Indonesia semakin sejahtera.


Menurutnya, persatuan adalah kunci dalam pembangunan. Jika semua elite dan rakyat bersatu, maka kondisi Indonesia akan aman dan kondusif, sehingga semua pembangunan bisa terlaksana dengan baik tanpa ada hambatan.

"Maka, persatuan harus terus dijaga. Karena persatuan adalah kunci pembangunan," ungkap dia.

Jika kondisi Indonesia aman dan damai, maka ekonomi akan tumbuh dengan baik, pendidikan akan semakin maju, dan layanan kesehatan bisa berjalan dengan baik. Masyarakat tentu akan semakin sejahtera.

Gus Ali mengatakan, dengan koalisi permanen, Presiden Prabowo bisa melaksanakan program prioritasnya. Misalnya, pelaksanaan makan bergizi gratis (MBG), pelayanan kesehatan gratis, peningkatan kualitas pendidikan, dan program prioritas lainnya.

Yang pasti, lanjut Gus Ali, Presiden Prabowo ingin fokus melayani rakyat Indonesia, dan memenuhi janji kampanyenya pada Pilpres 2024. Prabowo ingin mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur.

"Presiden Prabowo adalah sosok pemimpin yang mempunyai komitmen tinggi dalam mengabdi untuk rakyat dan bangsa," terangnya.

Gus Ali berharap koalisi permanen bisa berlanjut sampai Pemilu 2029 nanti. Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar telah menyatakan bahwa PKB dengan senang hati akan mendukung Prabowo pada Pilpres 2029

"Tentu politik masih sangat dinamis. Sebelum Pilpres 2029, kita punya kewajiban untuk memperbaiki sistem politik Indonesia melalui revisi UU Politik,” demikian Ali Ahmad.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya