Berita

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas/RMOL

Politik

Mahasiswa Tuntut Pembahasan RUU Perampasan Aset, Supratman: Butuh Waktu untuk Konsolidasi!

SELASA, 18 FEBRUARI 2025 | 20:34 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Puluhan ribu mahasiswa yang tergabung dalam aksi Indonesia Gelap menuntut pemerintah untuk segera mendorong parlemen membahas RUU Perampasan Aset. 

Menyikapi hal itu, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menuturkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen untuk mendorong membahas RUU Perampasan Aset.

"Perampasan aset tidak pernah lepas komitmen dari Bapak Presiden Prabowo. Dan Kementerian Hukum bekerjasama dengan PPATK, juga dengan KPK, terus kami melakukan koordinasi,” kata Supratman di Gedung Nusantara II, Komplek DPR RI, Senayan, Selasa, 18 Februari 2025.


Menurutnya, pembahasan RUU Perampasan Aset harus disepakati bersama antara pemerintah dan elite politik terutama di Senayan.

"Tetapi sekali lagi, sebuah undang-undang itu adalah keputusan politik. Sehingga undang-undang perampasan aset saat ini setiap saat pemerintah siap ajukan,” katanya.

Oleh sebab itu, pihaknya meminta waktu dari masyarakat untuk mendorong RUU Perampasan Aset bisa dibahas bersama. 

"Tetapi sekali lagi, butuh waktu yang cukup untuk kami mengkonsolidasi semua kekuatan partai politik maupun fraksi-fraksi yang ada di DPR,” tutupnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya