Berita

Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa, 18 Februari 2025/RMOL

Politik

AHY: Sudah Terlalu Nyaman, Demokrat Bakal Dukung Prabowo di Pilpres 2029

SELASA, 18 FEBRUARI 2025 | 18:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Partai Demokrat mengaku sudah terlalu nyaman bergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) dan berkomitmen mendukung keberlanjutan jabatan Presiden Prabowo Subianto.

Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai kepemimpinan Presiden Prabowo sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra membuat KIM semakin solid.

"Saya rasa semangatnya bagus, dan saya tentu ingin fokus yang jelas saat ini Koalisi Indonesia Maju solid. Mengapa solid? Karena Bapak Presiden langsung, Pak Prabowo sendiri yang memimpin koalisi ini. Bisa dilihat itu bukan gimmick ya," ujarnya kepada awak media di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa, 18 Februari 2025.


AHY mengungkap Demokrat sudah terlalu nyaman menjadi bagian dari KIM dan berharap dapat terus mengawal pemerintahan lima tahun ke depan agar berjalan efektif dan membawa kebaikan bagi masyarakat.

"Yang jelas saya merasa sangat nyaman, Demokrat merasa sangat nyaman, berada dalam Koalisi Indonesia Maju ini, dan ini mudah-mudahan bisa dipertahankan, bukan hanya di awal, tapi juga selama mengawal pemerintahan 5 tahun ke depan ini," kata dia.

Ketika ditanya apakah Demokrat akan kembali mendukung Prabowo pada pemilihan Presiden 2029, AHY menjawab partainya akan terus mendukung penuh Prabowo dalam mencapai kesuksesan.

"Kita dukung Pak Prabowo menjadi Presiden yang sukses, berhasil, rakyat juga pasti akan merasakan kebaikannya, dan kita tentu ingin mendukung Pak Prabowo untuk terus memimpin, dan kita berharap dengan itu semua, Demokrat, Koalisi Indonesia Maju, juga bisa terus diperankan dengan baik," tutupnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya