Berita

Cybertruck Tesla/Net

Otomotif

Tak Laku Meski Sudah Didiskon, Cybertruck jadi Proyek Gagal Tesla?

SELASA, 18 FEBRUARI 2025 | 16:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penjualan Cybertruck Tesla mengalami penurunan yang signifikan, memaksa perusahaan menawarkan diskon besar untuk menarik pembeli di tengah persediaan barang yang menumpuk.

Meskipun Tesla mengklaim Cybertruck sebagai "truk pikap listrik terlaris di Amerika pada 2024," perusahaan mulai menawarkan diskon hingga 2.600 Dolar AS untuk model baru dan demo. Hal ini tentu saja menimbulkan pertanyaan tentang jumlah permintaan sebenarnya. 

Sejak diluncurkan pada 2023, Cybertruck menghadapi berbagai tantangan, termasuk desain yang kontroversial dan harga yang lebih tinggi dari yang diharapkan. 


Elon Musk awalnya mengumumkan harga mulai dari 39.900 Dolar AS, namun kemudian hal itu tidak jadi kenyataan dan versi awal Cybertruck dijual dengan harga lebih dari 100.000 Dolar AS, dan versi yang lebih terjangkau seharga 80.000 Dolar AS baru diperkenalkan pada Oktober 2024. 

Persaingan di pasar kendaraan listrik juga semakin ketat, dengan pesaing seperti Ford F-150 Lightning dan Rivian R1T menawarkan alternatif bagi konsumen. Data menunjukkan bahwa Tesla menjual sekitar 40.000 unit Cybertruck pada 2024, sementara Ford menjual 33.510 unit F-150 Lightning pada periode yang sama. 

Selain itu, Tesla juga menghadapi penurunan pengiriman tahunan untuk pertama kalinya pada 2024, dengan total 1,79 juta kendaraan terjual, turun 1,1 persen dari tahun sebelumnya. Penurunan ini terjadi meskipun adanya insentif seperti pembiayaan tanpa bunga dan pengisian daya cepat gratis. 

Untuk mengatasi tantangan ini, Tesla telah memindahkan beberapa pekerja dari lini produksi Cybertruck ke produksi Model Y di pabrik Austin. Langkah ini menunjukkan upaya perusahaan untuk menyesuaikan produksi dengan permintaan pasar.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya