Berita

Mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa "Indonesia Gelap" meminta Presiden Prabowo Subianto mencopot Bahlil Lahadalia/RMOL

Politik

Massa Aksi Indonesia Gelap Memanas, Kawat Berduri Dirusak

SENIN, 17 FEBRUARI 2025 | 21:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Aksi bertajuk "Indonesia Gelap" mulai memanas, mahasiswa bersikeras bertahan di kawasan Air Mancur Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin malam, 17 Februari 2025.

Pantauan Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, ratusan mahasiswa yang mengikuti aksi mulai melempar aparat kepolisian dengan botol plastik berisi air. 

Massa aksi yang bertahan terus menyanyikan lagi Bagimu Negeri hingga Indonesia Raya, sembari berusaha menerobos masuk ke depan pembatas jalan berupa barrier berbahan beton setinggi 2 meter. 


Mereka nampak membakar sejumlah spanduk di atas barrier beton itu, tepatnya dk atas kawat berduri yang menghalangi mereka menyeberang ke arah Istana Presiden. 

Sejumlah kelompok mahasiswa juga nampak berusaha merusak kawat berduri yang dipasang polisi di atas barrier beton, menggunakan tapi tambang yang mereka bawa. 

Aparat kepolisian mulai memberikan peringatan kepada ratusan mahasiswa yang masih bertahan melakukan aksi unjuk rasa, agar tertib meskipun sudah melewati batas waktu yang telah ditentukan. 

"Kami memberikan toleransi waktu, agar teman-teman membubarkan diri secara tertib. Kami tidak ingin ada benturan, mohon tidak ada penarikan beton atau pembatas," ujar pihak kepolisian. 

"Mohon yang di atas beton turun, berbahaya. Kami mengimbau ke teman-teman mahasiswa untuk tidak memprovokasi. Itu kawat berduri berbahaya kalau kena badan. Kami mohon kerja samanya, kami sudah banyak memberikan toleransi waktu untuk bisa tertib membubarkan diri," demikian polisi mengimbau.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya