Berita

Demo mahasiswa di Kawasan Patung Arjuna Wiwaha atau Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin, 17 Februari 2025/RMOL

Politik

Turun Jalan, Mahasiswa Suarakan Masalah Pendidikan dan Tolak 3 Revisi UU

SENIN, 17 FEBRUARI 2025 | 20:49 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Aksi demonstrasi mahasiswa dan masyarakat sipil kembali menghiasi jalanan di Kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin 17 Februari 2025.

Mereka turun jalan menuntut beragam isu dengan tajuk "Indonesia Gelap”. Isu-isu tersebut mulai dari penolakan pemotongan anggaran pendidikan hingga penolakan terhadap rencana revisi UU Kejaksaan, UU Polri dan UU TNI.

"Aksi ini merupakan bentuk perlawanan terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai semakin menjauh dari prinsip keadilan sosial, demokrasi, dan kesejahteraan rakyat," tegas Koordinator Pusat BEM SI Kerakyatan Satria Naufal.


Kata dia, tuntutan aksi "Indonesia Gelap" salah satunya mengenai pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis serta batalkan pemangkasan anggaran pendidikan.

Menurutnya, anggaran pendidikan yang layak adalah hal penting untuk memastikan seluruh rakyat akses pendidikan murah dan layak.

Satria juga menambahkan bahwa ada beberapa revisi UU yang akan mengancam kehidupan demokrasi dan hak asasi manusia, melalui revisi UU yakni revisi UU Polri, revisi UU Kejaksaan dan revisi UU TNI.

Selain tiga melakukan penolakan terhadap 3 revisi UU tersebut, kata Satria lagi, gerakan mahasiswa juga menuntut agar multifungsi ABRI dicabut.

"Saat ini banyak TNI aktif dan Polisi aktif menduduki jabatan-jabatan sipil. Hal ini jelas menyalahi demokrasi dan menyimpang dari tugas  pokok mereka," tandasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya