Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Sambut Awal Pekan, Rupiah Menguat ke Rp16.182 Hari Ini

SENIN, 17 FEBRUARI 2025 | 10:37 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) Rupiah dibuka menguat ke level Rp16.182 per Dolar AS pada perdagangan Semin 17 Februari 2025 pagi ini.

Mata uang Garuda itu menguat 69 poin atau tumbuh 0,42 persen dari perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan pantauan RMOL, mayoritas mata uang Asia bergerak menguat hari ini. Baht Thailand naik 0,03 persen, Yen Jepang menguat 0,34 persen, dan Ringgit Malaysia tumbuh 0,13 persen.


Selanjutnya Won Korea Selatan menguat 0,31 persen, dan Dolar Singapura naik 0,01 persen hari ini. 

Di sisi lain mayoritas mata uang negara maju ikut menguat. Poundsterling Inggris naik 0,06 persen, Dolar Australia menguat 0,25 persen, Dolar Kanada tumbuh 0,11 persen, dan Euro Eropa naik 0,09 persen.

Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan Rupiah hari ini menguat karena Dolar AS terkoreksi imbas data ekonomi AS yang diprediksi mengalami perlambatan.

“Para pedagang mencerma penjualan ritel yang jauh lebih lemah dari perkiraan menimbulkan kekhawatiran tentang kekuatan belanja konsumen AS. Penjualan ritel turun 0,9 persen bulan lalu yang kemungkinan terdampak oleh cuaca buruk dan kebakaran hutan di LA,” kata Andry dalam rilis hariannya.

Ia pun memprediksi kurs Rupiah hari ini akan bergerak di kisaran 16.220 dan 16.305 per Dolar AS.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya