Berita

Sejumlah ketua umum partai politik saat menghadiri puncak ulang tahun Partai Gerindra yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor/Ist

Politik

Kans Menang Pilpres Gede

Parpol Berebut Tiket Cawapres Prabowo

MINGGU, 16 FEBRUARI 2025 | 13:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kontestasi politik menuju Pemilihan Presiden 2029 mulai menjadi perbincangan hangat setelah Partai Gerindra mengumumkan akan kembali mengusung Prabowo Subianto.

Pengamat politik Adi Prayitno mengungkapkan kekhawatirannya bahwa partai-partai saat ini bisa jadi hanya berfokus pada strategi bertahan, bukan melawan. 

Dengan kalkulasi politik yang ada, mulai dari popularitas, elektabilitas, hingga dukungan politik dari berbagai penjuru, Prabowo disebut hampir pasti menang dalam kontestasi Pilpres 2029 jika kembali maju.


“Jangan-jangan, partai-partai ini hanya berebut posisi untuk menjadi cawapres Prabowo karena melihat kans kemenangan beliau sangat besar,” kata Adi lewat kanal YouTube miliknya, Minggu 16 Februari 2025.

Menurut Adi, fenomena ini bisa mengurangi dinamika demokrasi karena partai-partai lebih memilih mengikuti arus daripada mencari tokoh alternatif yang bisa menjadi pesaing kuat bagi Prabowo. 

Namun demikian, Adi juga menegaskan bahwa politik Indonesia sering kali menghadirkan kejutan.

“Kita sering kali melihat politik kita itu penuh kejutan. Bisa saja di 2029 ada partai yang berani menantang langsung Prabowo,” tambahnya.

Pertanyaannya kini, apakah akan muncul figur baru yang bisa menjadi rival kuat Prabowo? Ataukah partai-partai hanya berebut tiket sebagai Cawapres Prabowo? Semua masih menjadi teka-teki.

"Siapa tahu misalnya ada partai politik entah itu di koalisi KIM Plus ataupun non KIM berani menantang untuk melawan Prabowo Subianto di pertandingan Pilpres 2029," pungkas Adi.



Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya