Berita

Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem, Siti Nurbaya Bakar/Ist

Politik

NasDem Perkenalkan Remaja Dunia Politik Fun dan Interaktif

MINGGU, 16 FEBRUARI 2025 | 11:14 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

DPP NasDem memperkenalkan dunia politik kepada remaja berusia 13 hingga 19 tahun dengan cara  menyenangkan dan interaktif lewat Program Remaja Bernegara.

Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem, Siti Nurbaya Bakar menjelaskan, metode yang digunakan dalam program ini sangat berbeda dari kegiatan politik konvensional. 

Dengan konsep yang lebih fun, kata Siti Nurbaya,  program ini dirancang agar peserta dapat memahami politik melalui simulasi yang menarik.


"Metode yang kami gunakan adalah dengan cara yang menyenangkan dan interaktif, misalnya melalui simulasi," kata Siti Nurbaya di NasDem Tower, Jakarta, Minggu 16 Februari 2025.

Menurut Siti Nurbaya, para peserta akan diajak untuk mencoba bagaimana menjadi anggota DPR, menteri, gubernur, atau tokoh masyarakat. 

"Jadi simulasi itu dengan fun. Namanya kalau di NasDem, politik riang gembira," kata Siti Nurbaya.

Program ini, kata Siti Nurbaya, yang diadakan selama sekitar 4,5 jam pada hari pertama, dimulai dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan latihan untuk memahami sejarah kebangsaan, sistem negara Republik Indonesia, serta peran dan tugas anggota legislatif. 

Fokus utama dari kegiatan ini adalah pada aspek legislatif, karena dianggap lebih mudah dipahami oleh para remaja.

Siti Nurbaya menambahkan bahwa program ini juga bertujuan untuk membangun pemahaman yang lebih luas mengenai kehidupan bernegara, sekaligus menumbuhkan rasa minat terhadap politik di kalangan generasi muda. 

Dengan pendekatan yang lebih ringan dan menyenangkan, diharapkan remaja tidak hanya sekadar mengerti, tetapi juga tertarik untuk terlibat lebih dalam dalam dunia politik.

Melalui program Remaja Bernegara, NasDem ingin memberikan pemahaman bahwa politik adalah hal yang mulia dan tidak hanya terkait dengan kekuasaan atau partai politik, tetapi juga tentang agenda bersama untuk kebaikan bangsa.

Sementara Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa menuturkan, program remaja bernegara juga untuk meningkatkan kepedulian remaja terhadap isu-isu global dan lokal, serta lingkungan sekitar mereka. 

Kata Saan, ini adalah bagian dari upaya Partai NasDem untuk memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai politik dan kehidupan bernegara. 

“Kami juga ingin menunjukkan bahwa kehidupan politik sekarang ini semakin cepat, dengan regenerasi yang berlangsung lebih cepat," kata Saan.




Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya