Berita

BSI Maslahat menggelar Talk Show dan Live “Cinta Untuk Palestina” bertepatan dengan penyaluran bantuan kemanusiaan Palestina tahap VII di Aula Kantor Pusat BSI Maslahat, 14 Februari 2025/Net

Dunia

BSI Maslahat Bangun Masjid Darurat dan Renovasi Rumah Sakit di Gaza

SABTU, 15 FEBRUARI 2025 | 10:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

BSI Maslahat terus menunjukkan komitmennya membantu pemulihan Palestina, bekerja sama dengan mitra penyalur Al-Khair Foundation, Satibi Foundation, dan Qudwah Indonesia.

Sejak gencatan senjata di Palestina pada 19 Januari 2025 lalu, Rakyat Palestina kembali merasakan hangatnya berkumpul bersama keluarga sambil menantikan kehadiran Bulan Ramadan. 

BSI Maslahat adalah lembaga Amil Zakat Nasional dan Nazhir Wakaf yang terdepan dalam menguatkan ekosistem ekonomi syariah.


BSI Maslahat bekerja sama dengan mitra penyalur Al-Khair Foundation, Satibi Foundation dan Qudwah Indonesia, turut membantu pemulihan Palestina.

BSI Maslahat bersama Al Khair Foundation, membangun infrastruktur primer berupa sumur bor, sistem panel surya, generator listrik dan bantuan sandang untuk musim dingin. BSI Maslahat juga melakukan renovasi pembangunan Rumah Sakit Abu Yousef Al Najjar di Rafah bersama Qudwah Indonesia. Selain itu, BSI Maslahat membangun masjid darurat yang layak untuk ibadah bekerjasama dengan Satibi Foundation. 

Sejak November 2023 BSI Maslahat telah menyalurkan bantuan program kemanusiaan Palestina sebanyak 6 tahap. Melalui Baznas dan Al Khair Foundation. Pada tahap I sebesar 1 M, Tahap II sebesar Rp1,3 M, penyaluran tahap III sebesar Rp2,1 M, penyaluran tahap IV sebesar Rp4,3 M, penyaluran tahap V sebesar Rp3,6 M dan penyaluran tahap VI sebesar Rp1,7 M. 

Bantuan kemanusiaan tahap ke tujuh ini diberikan secara simbolis melalui para mitra terpilih dengan total sebesar Rp 2,1 M. Sehingga total penyaluran BSI Maslahat untuk bantuan Palestina ini sebesar Rp18 M.

Direktur Waqf & Empowerment BSI Maslahat, Sobirin, mengatakan pentingnya berpartisipasi dan berkontribusi atas pemulihan infrastruktur di Palestina. 

"Alhamdulillah hari ini BSI Maslahat mengundang 3 mitra terpilih untuk penyaluran bantuan kemanusiaan Palestina,” ucapnya dalam alk Show dan Live yang bertajuk “Cinta Untuk Palestina” yang diselenggarakan bertepatan dengan penyaluran bantuan kemanusiaan Palestina tahap VII di Aula Kantor Pusat BSI Maslahat pada Jumat 14 Februari 2025. 

Hadir sebagai pembicara pada Talk Show Cinta Untuk Palestina yaitu Athallah Abuouda sebagai Deputy Director of AKF Southeast Asia Region, Lukman Hakim, selaku Presiden Direktur Qudwah Indonesia, dan Muhammad Saleh Abutiyun perwakilan Satibi Indonesia.

Lukman Hakim menyampaikan, kondisi sektor kesehatan di Palestina lumpuh. Sebanyak 33 rumah sakit hancur dan 1.036 dokter meninggal, maka diperlukan rumah sakit darurat dan bantuan tenaga kesehatan menjadi perhatian utama Qudwah Indonesia. 

“Bersama BSI Maslahat kami berharap dapat mengupayakan yang terbaik untuk pembangunan rumah sakit tersebut. Bahkan hingga membuka kesempatan untuk relawan dokter dan perawat dari tanah air,” ucapnya. 

Sementara,  Athallah Abuouda mengatakan, menjelang Bulan Suci Ramadan 1446 H BSI Maslahat bersama AKF juga menyiapkan air bersih, hunian sementara, makanan dan kebutuhan primer lainnya untuk masyarakat Palestina. 

"Berpuasa tidak menjadi hambatan yang menghalangi semangat warga Palestina untuk tetap menyemarakkan Ramadan," katanya. 

Soleh dari Satibi Foundation menyampaikan secara langsung kondisi terkini dari Gaza. menurutnya, sebanyak 800 masjid telah hancur. 

“Biasanya penduduk Gaza menyambut Ramadan dengan menghias masjid dan menggelarnya untuk beritikaf. Kita mungkin membutuhkan lebih dari dua atau tiga tahun untuk bisa membangun kembali masjid di Gaza. Oleh karena itu, bersama dengan BSI Maslahat kita perlu bangun masjid darurat di Gaza,” ucapnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya