Berita

Ketua Tim Transisi Pramono Anung-Rano Karno, Ima Mahdiah/Ist

Nusantara

Pramono-Rano Lanjutkan Bantuan Keluarga Pahlawan

JUMAT, 14 FEBRUARI 2025 | 13:33 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Gubernur DKI Jakarta terpilih Pramono Anung bakal melanjutkan program bantuan bagi keluarga pahlawan dan pejuang dalam APBD Perubahan.

Pasalnya, alokasi bantuan keluarga pahlawan yang masuk dalam APBD 2025 dicoret Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Demikian disampaikan Ketua Tim Transisi Pramono Anung-Rano Karno, Ima Mahdiah dalam keterangannya, Jumat 14 Februari 2025.


“Saya sudah meminta klarifikasi kepada Dinas Sosial, dan memang benar bahwa anggaran ini sebelumnya sudah dimasukkan dalam APBD 2025, tetapi dicoret oleh Kemendagri," kata Ima yang juga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini.

Ima mengatakan, setelah mengetahui anggaran keluarga dan pahlawan dan pejuang dicoret, pihaknya langsung melaporkannya ke Pramono agar kebijakan ini dapat segera diperbaiki.

"Saya telah melaporkan hal ini kepada Mas Pramono dan memastikan bahwa anggaran ini akan dikembalikan dalam APBD Perubahan,” ungkap Ima.

Meski APBD Perubahan baru akan disahkan beberapa bulan ke depan, Ima memastikan bahwa keluarga pejuang akan tetap menerima bantuan selama masa transisi tersebut. 

Salah satu opsi yang sedang didorong adalah memanfaatkan anggaran dari Baznas Bazis Jakarta untuk memberikan dukungan sementara bagi keluarga pahlawan.

“Saya akan mendorong Baznas Jakarta untuk sementara memberikan bantuan bagi keluarga pejuang hingga APBD Perubahan disahkan. Mereka tidak boleh dibiarkan tanpa dukungan hanya karena alasan administratif,” kata Ima.

Ima juga mengingatkan agar semua pihak menghormati jasa para pejuang dan keluarganya. Menurutnya, keluarga pahlawan telah memberikan kontribusi yang besar bagi negara dan tidak seharusnya dibiarkan tanpa perhatian dari pemerintah.

“Ini bukan sekadar soal anggaran, tetapi soal penghormatan kepada mereka yang telah berjuang demi bangsa. Kami akan memastikan bantuan ini tetap ada dan tidak terputus,” tutup Ima.



Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya