Berita

Pengolahan air PAM Jaya/Ist

Nusantara

Tingkat Kekeruhan Air PAM Jaya Terbaik di Indonesia

JUMAT, 14 FEBRUARI 2025 | 07:53 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tingkat kekeruhan (turbidity) air PAM Jaya kini menjadi yang terbaik di Indonesia.

"Saat ini turbidity kita terbaik. Di Indonesia, kita sudah sampai 0,4," kata Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin dalam keterangannya, Jumat 14 Februari 2025.

Arief menjelaskan, turbidity air diukur dalam satuan Nephelometric Turbidity Unit (NTU). Semakin rendah angka NTU, kata dia, semakin jernih air yang dihasilkan. 


Mengacu pada standar baku mutu air minum di Indonesia, sesuai Permenkes No. 492/2010, telah ditetapkan batas maksimum turbidity sebesar 5 NTU. 

"Dengan capaian 0,4 NTU, air dari PAM Jaya jauh lebih jernih dari standar yang ditetapkan," jelasnya. 

Menurut Arief, pencapaian ini menunjukkan komitmen PAM Jaya dalam meningkatkan kualitas layanan air bersih di DKI Jakarta. 

Selain itu, lanjut dia, PAM Jaya terus melakukan beragam inovasi dan perbaikan infrastruktur agar distribusi air tetap optimal bagi pelanggan.

"Saat ini, PAM Jaya tengah mengupayakan peningkatan kapasitas layanan untuk mencapai target 100 persen akses air bersih perpipaan bagi warga Jakarta pada 2030," pungkas Arief.



Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya