Berita

Denny Januar Ali/Ist

Nusantara

Fenomena Unik Sastra Denny JA

KAMIS, 13 FEBRUARI 2025 | 20:51 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Karya sastra ciptaan Denny Januar Ali dinilai cukup mudah dipahami khalayak ramai.

Menurut pemerhati sejarah dari UI, Irsyad Mohammad, karya Denny JA memberi warna unik dalam khasanah sastra Indonesia.

Demikian antara lain disampaikan Irsyad setelah membaca 15 puisi esai Denny JA yang berisi tentang perjuangan sejumlah tokoh seperti Tan Malaka, HOS Tjokroaminoto, hingga Bung Karno.


“Isu kemanusiaan sangat terasa dalam serial 15 puisi esainya berjudul Mereka yang Mulai Teriak Merdeka," kata Irsyad dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 13 Februari 2025.

Menurut Irsyad, karya-karya tersebut menelusuri berbagai isu kemanusiaan, seperti diskriminasi, penindasan, ketidakadilan sosial, perang, dan pencarian makna hidup.

"Untuk memahaminya, kita perlu menganalisis gaya, tema, dan dampak puisi esai yang ia usung, serta bagaimana ia dibandingkan dengan gerakan sastra global," sambungnya.

Lebih jauh lagi, Irsyad menilai Denny JA menggunakan sastra sebagai arsip sejarah yang hidup.

"Ia juga menyisipkan fakta sosial untuk membangun kesadaran publik dan menjadikan sastra sebagai medium advokasi yang berkelanjutan," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya