Berita

Presiden Mesir Abdel-Fattah el-Sissi/Net

Dunia

Presiden Mesir Ancam Boikot Agenda AS Jika Bicara Isu Relokasi Warga Gaza

KAMIS, 13 FEBRUARI 2025 | 13:26 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Mesir Abdel Fattah Al-Sisi dikabarkan tidak akan menghadiri pertemuan di Gedung Putih jika agenda yang dibahas mencakup rencana Presiden AS Donald Trump untuk memindahkan warga Palestina dari Gaza. 

Sumber-sumber keamanan Mesir mengungkapkan bahwa Menteri Luar Negeri Mesir, Badr Abdelatty, yang tengah berada di Washington, diberi tahu oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio bahwa rencana pemindahan akan dibahas jika Sisi berkunjung ke Gedung Putih.  

Menanggapi hal tersebut, Abdelatty langsung menegaskan bahwa pertemuan semacam itu tidak akan ada gunanya. 


“Setiap diskusi harus dilakukan mengenai rencana Mesir sendiri untuk membangun kembali Gaza,” ungkap sumber yang mengetahui isi pertemuan tersebut seperti dimuat Reuters pada Kamis, 13 Februari 2025.

Sikap Mesir ini selaras dengan pernyataan Sisi sebelumnya yang berulang kali menolak kemungkinan memfasilitasi pemindahan warga Palestina dari Gaza. 

Trump memicu kemarahan di dunia Arab dengan usulan kontroversialnya yang berencana memindahkan lebih dari dua juta warga Palestina dari Jalur Gaza secara permanen. 

Rencana tersebut mencakup klaim kendali AS atas wilayah tersebut dan menjadikannya sebagai "Riviera Timur Tengah". 

Presiden AS juga menekan Mesir dan Yordania agar menerima warga Palestina yang terusir, bahkan mengancam akan mencabut bantuan bagi kedua negara jika mereka menolak.  

Menanggapi situasi ini, Presiden Sisi bersama Raja Yordania Abdullah menegaskan bahwa solusi bagi Gaza adalah pembangunan kembali, bukan pengusiran penduduknya. 

“Kami ingin memastikan warga Palestina tetap berada di tanah mereka,” tegas kepresidenan Mesir dalam pernyataan resmi.  

Mesir merupakan salah satu sekutu utama AS di Timur Tengah dan selama puluhan tahun menjadi penerima bantuan militer terbesar dari Washington, setelah Israel.

Tahun lalu, AS mengalokasikan 1,3 miliar dolar dalam bentuk bantuan militer ke Mesir, serta menyetujui potensi penjualan senjata senilai lebih dari 5 miliar dolar.  

Namun, meskipun Trump sebelumnya mengancam akan menarik bantuan tersebut jika Mesir menolak rencana pemindahan warga Palestina, Menteri Rubio tidak mengulang ancaman itu dalam pertemuannya dengan Abdelatty. Sebaliknya, ia hanya mendesak Mesir agar mempertimbangkan rencana AS.  

Kendati demikian, para analis menilai Mesir tidak akan mengorbankan kepentingan nasionalnya demi mempertahankan bantuan dari AS. 

“Tidak ada pemasok yang sebanding dengan Amerika, itulah sebabnya Mesir selama ini senang mempertahankan hubungan ini. Tetapi itu tidak akan mengorbankan kepentingan nasional mereka sendiri,” kata Hellyer.  

Dalam upaya menegaskan sikapnya, Presiden Sisi dan Raja Abdullah berbicara melalui telepon pada Rabu lalu, 12 Februari 2025 sepakat bahwa prioritas utama adalah membangun kembali Gaza tanpa menggusur warganya.

Keduanya juga menyerukan agar Trump berperan aktif dalam mendorong solusi dua negara berdasarkan perbatasan tahun 1967, demi perdamaian jangka panjang di Timur Tengah.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya