Berita

Mohammed Ali Berawi mundur sebagai Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital (THD) Otorita IKN/Net

Politik

Satu Lagi Pejabat IKN Mundur, Beneran Mangkrak?

SELASA, 11 FEBRUARI 2025 | 17:36 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Publik Tanah Air kembali dikejutkan dengan kabar pejabat megaproyek Ibukota Nusantara (IKN) mundur.

Setelah sebelumnya Bambang Susantono mundur sebagai Kepala Otorita IKN dan Dhony Rahajoe sebagai Wakil Kepala Otorita IKN, kini giliran Mohammed Ali Berawi mundur dari jabatannya sebagai Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital (THD) Otorita IKN.

Ali Berawi mundur di tengah kabar megaproyek senilai Rp466 triliun garapan Presiden ke-7 Joko Widodo ini mangkrak.


"Teman-teman direktur yang baik, hari ini mulai diprosesnya pengunduran diri saya sebagai Deputi THD OIKN. Semoga pengurusan Keppres saya berjalan dengan baik dan lancar," kata Ali Berawi dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 11 Februari 2025.

Berdasarkan informasi, Ali Berawi telah melayangkan surat pengunduran diri melalui permohonan pengembalian penugasan ke instansi Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI), kepada Kepala OIKN tertanggal 7 Februari 2025.

Selama penugasan, Ali Berawi telah menjalankan sejumlah tugas penting di IKN, mulai dari master plan, blueprint, hingga guidelines yang sudah disosialisasikan ke publik.

Ali Berawi juga menegaskan, seluruh program kerja pembangunan IKN selalu merujuk kepada perencanaan dan principles agar pembangunan IKN tidak hanya berupa fisik, melainkan ada pengembangan teknologi dan peningkatan kapasitas SDM.

"Bangun dan berdayakan masyarakat terus-menerus, hakikat pembangunan adalah peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat," sambungnya.

Keputusan mundur Ali Berawi ini pun makin menuai spekulasi publik soal nasib megaproyek yang kini dianggap mangkrak.

Saat ini, pemerintah telah memblokir anggaran IKN. Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo mengatakan, sejauh ini belum ada realisasi pembangunan IKN di 2025.

"Realisasi anggaran IKN kayaknya belum ada, diblokir semua," kata Dody pada Kamis, 6 Februari 2025.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya