Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Utang Negara Membengkak, Efisiensi Anggaran Harus Tepat Sasaran

SELASA, 11 FEBRUARI 2025 | 13:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terus mendapat dukungan dari banyak pihak.

Menurut politikus Partai Demokrat, Didik Mukrianto, efisiensi ini penting dalam pengelolaan keuangan negara di tengah dinamika ekonomi global yang semakin kompleks. 

"Termasuk beban utang negara yang cukup besar," kata Didik, seperti dikutip redaksi melalui akun X pribadinya, Selasa 11 Februari 2025.


Kendati begitu, ia menekankan bahwa efisiensi anggaran tidak boleh mengorbankan kepentingan masyarakat luas. Program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat harus tetap menjadi perhatian utama pemerintah.

“Kita dukung sepenuhnya kebijakan Presiden Prabowo, namun saya berharap untuk sektor produktif seperti infrastruktur pokok, pendidikan, kesehatan, program sosial yang berkaitan dengan perlindungan sosial, subsidi, atau bantuan bagi kelompok rentan, sebaiknya tetap menjadi target prioritas belanja," paparnya.

Selain itu, Didik juga menyoroti pentingnya reformasi birokrasi berbasis tata kelola yang baik (good governance) dan pemerintahan yang bersih (clean government). 

Mantan anggota Komisi III DPR RI itu menegaskan bahwa kementerian, lembaga, serta aparatur negara harus memastikan pelayanan yang transparan dan profesional.

“Jangan arogan, sewenang-wenang, menyakiti hati rakyat dan mempertontonkan kemewahan pada publik. Pastikan institusi pemerintahan bersih dan bebas korupsi," tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Penunjukan Nanik S. Deyang Kepala MBG Sesuai Hasil Evaluasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:13

Turun Gunung Jokowi Dalam Rangka Cari Keselamatan

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05

Gibran Ingin Birokrasi Berjalan Gesit dan Kolaboratif

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:01

Prabowo Apresiasi Peran Turki Bantu Pulangkan Sembilan WNI dari Tahanan Israel

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:56

Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Hanya Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:52

Warganet Anggap Penggeledahan Kantor BGN oleh Kejagung Drama Telenovela

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:45

Gebrakan Jampidsus Obrak-abrik Kantor BGN Patut Diacungi Jempol

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:42

Kunjungan ke Rusia, AHY Bawa Pulang Proyek PLTN Terapung hingga Kapal Cepat

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:41

DPR Dukung Kejagung Geledah BGN Usut Dugaan Korupsi MBG

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:07

Istana Respons Kabar Penangkapan Eks Kepala BGN oleh Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:06

Selengkapnya