Berita

Anggota Komisi VI DPR, Firnando Hadityo Ganinduto/Ist

Politik

Firnando Golkar: Efisiensi Anggaran Terobosan Prabowo Paling Relevan

SELASA, 11 FEBRUARI 2025 | 12:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kebijakan penghematan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dilakukan pemerintahan Prabowo Subianto adalah upaya mengoptimalkan tata kelola keuangan negara menjadi lebih baik.

"Saya kira itu sebuah terobosan yang bagus. Efisiensi adalah opsi paling relevan di tengah gejolak perekonomian global yang penuh ketidakpastian," kata anggota Komisi VI DPR, Firnando Hadityo Ganinduto, Selasa, 11 Februari 2025.

Efisiensi ini diharapkan menjadi jawaban di tengah penggunaan anggaran negara yang banyak tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat bawah.


"Anggaran negara selama ini banyak digunakan untuk acara keluar kota dan keluar negeri. Yang jelas kunjungan-kunjungan semacam itu kurang begitu penting. Jadi sudah tepat dengan kebijakan efisiensi ini," jelas politisi Golkar ini.

Dengan efisiensi anggaran, kementerian dan lembaga dituntut kerja efektif dan efisien. Ia pun yakin kebijakan efisiensi ini tidak akan mengurangi kinerja atau capaian yang telah ditargetkan.

“Dengan adanya masa efisiensi anggaran ini, kementerian diwajibkan kerja cerdas dan efektif sehingga semua kementrian akan menjadi kementerian yang efektif dan efisien, ini bagus sekali," pungkas Firnando.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya